Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin lalu, menyisakan duka mendalam. Tak hanya dikalangan keluarga korban, namun juga dikalangan kerabat maupun sahabat.
Sejumlah korban tercatat sebagai anggota Kepolisisan Republik Indonesia (Polri). Yakni AKBP Sekar Maulana, AKPB Mito dan Bripka Rangga Adi Prana. Merasa ikut berduka, Polresta Surakarta menggelar salat Ghaib, di Masjid An-Nur Polresta Surakarta.
Salat dipimpin Thohari, anggota Polresta Surakarta dan diikuti Kapolresta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dan jajarannya.
"Kita sedang dalam suasana berduka, saudara-saudara kita sedang mengalami kecelakaan pesawat. Kami Polresta Surakarta mendoakan mereka dengan cara salat Ghaib. Semoga mereka diberikan ampunan dan diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan," ujar Ribut, seusai salat.
Ribut berharap, peristiwa tersebut menjadi pelajaran dan diambil hikmahnya. Ia berharap kedepan tidak akan ada lagi kecelakaan transportasi umum seperti tersebut.
Kapolres mengakui jika salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 pernah bertugas di Polresta Surakarta. AKBP Sekar Maulana, kata Ribut, adalah mantan pamapta Polresta Surakarta medio 1995-1996.