Pendistribusian logistik bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah masih belum berjalan maksimal. Beberapa wilayah masih belum tersentuh bantuan.
Kapendam XII/Kolonel Inf Muhammad Thohir mencatat ada 138 titik pengungsian. Dari jumlah itu, tidak semua bisa diakses dengan jalur darat. Kesulitan itulah yang menghambat penyaluran bantuan. Salah satunya di Sigi.
"Kami akui transportasi masih terbatas," ucap dia, Rabu (3/10).
Saat ini, petugas dan relawan sedang memfokuskan penyaluran logistik ke daerah-daerah yang dianggap prioritas.
"Kami menentukan tempat-tempat yang disuplai barang dan makanan yang belum. Berdasarkan laporan yang masuk. Nanti yang skala prioritas itulah yang diutamakan," ujar dia.
Muhammad Thohir berpendapat pengiriman logistik belum bisa menyelesaikan secara keseluruhan permasalahan yang sedang mendera masyarakat.
"Kita ini sifatnya pemberian atau pertolongan perbantuan pertama. Justru tujuan utama kita bagaimana mengembalikan perekonomian masyarakat. Saat ini kami sangat intens sekali bagaimana menciptakan suasana nyaman dan aman bagi masyarakat," ucap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com