Remaja tewas di Kebayoran usai terlibat tawuran dengan geng Gusdon

Remaja tewas di Kebayoran usai terlibat tawuran dengan geng Gusdon. Tawuran itu melibatkan 50 pelajar dari pelbagai sekolah tergabung dalam dua geng. Salah satu geng bernama Gusdon alias Gusuran Donat bermarkas di Cipulir Jakarta Selatan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Remaja tewas di Kebayoran usai terlibat tawuran dengan geng Gusdon
Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Polisi menetapkan 11 tersangka terkait kasus tawuran pelajar hingga menewaskan Ari Haryanto (16) di depan Belleza, Jalan Jenderal Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (1/9) dini hari. Korban tewas merupakan salah satu anggota geng atau kelompok yang terlibat tawuran tersebut.

"Korban yang tewas ini lawan dari anggota geng Gusdon," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Stefanus Tamuntuan, Selasa (4/9).

Dia mengatakan, tawuran itu melibatkan 50 pelajar dari pelbagai sekolah tergabung dalam dua geng. Salah satu geng bernama Gusdon alias Gusuran Donat bermarkas di Cipulir Jakarta Selatan.

Tawuran melibatkan kedua geng ini setelah kepolisian menangkap 29 pelajar. Dari keterangan puluhan pelajar ini tawuran sudah direncanakan sebelumnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, Ari Haryanto (16) berasal dari salah satu sekolah di Kawasan Jakarta Barat. Saat itu, kelompoknya terlibat tawuran dengan kelompok lain.

"Dua remaja yang terlibat tawuran ini membuat kelompok dari beberapa sekolah. Mereka ribut-ribut di media sosial Instagram. Lalu berlanjut janjian lewat Line untuk bertemu," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi