Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah Kombes Pol dr Didiet Setiobudi mengatakan hasil autopsi tes DNA keluarga korban pembunuhan Ferin Diah Anjani masih menunggu sekitar seminggu.
"Ya kita tunggu sekitar seminggu dua minggu kedepan. Tapi masih menunggu data penunjang yang masih belum keluar," kata Didiet Setiabudi saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (9/8).
Terkait data penunjang, mengenai kondisi terakhir korban sebelum ditemukan tewas nantinya masih akan dikonfirmasi ke bidang lain untuk mengetahui secara jelas.
"Jadi butuh pemeriksaan autopsi dalam. Maka dari itu akan kirim ke pemeriksaan patologi anatomi DNA, kan orang curiganya korban ini masih hidup atau sudah meninggal saat dibakar," terangnya.
Terkait soal luka lebam pada seluruh tubuh korban Feni Diah Anjani yang berusia 21 tahun itu, Didiet enggan menjawab.
"Kita belum berani ekspose, karena belum lengkap hasil pemeriksaannya DNA soalnya takut kesalahan," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, wanita berprofesi sebagai Caddy Ferin Diah Anjani 21 tahun ditemukan tewas terbakar di hutan jadi, Blora. Diduga korban dibunuh oleh teman kencannya yang baru dikenalnya oleh Manager Front Office salah satu hotel di Semarang.