Dapur di Asrama Haji Donohudan, Boyolali banyak ditemukan lalat hitam hingga terkesan kotor dan tak higienis. Temuan tersebut disampaikan saat kunjungan Komisi IX DPR, Selasa (24/7) lalu. Padahal tempat tersebut digunakan untuk mempersiapkan makanan calon jemaah haji.
Atas temuan tersebut Kepala Operasional Dapur Asrama Haji Embarkasi Donohudan, Susetio Gunawan menjelaskan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penanganan. Di antaranya dengan selalu menjaga kebersihan dapur setiap saat.
Kemudian menambah sarana dan prasarana, yakni lampu elektrik jebakan lalat, lem lalat dan semprotan serangga serta lainnya.
"Kami sudah pasang lampu elektrik jebakan lalat, lem lalat dan semprotan serangga. Ini untuk memastikan makanan yang kita sediakan untuk jemaah higienis," ujar Susetio, Jumat (27/7).
Pasalnya, lanjut Susetio, jemaah haji harus mendapatkan makanan yang benar-benar higienis, sehingga kebersihan dapur saat ini menjadi perhatian utama. Selain sarana dan prasarana, pihaknya juga menambah jumlah petugas kebersihan.
"Mereka bertugas untuk ngepel lantai dan menjaga kebersihan lantai dapur dan sekitarnya. Kemudian kita tambah juga petugas pembuang sampah. Mereka mobile, sehingga kondisi dapur benar-benar bersih," jelasnya.
Terkait menu yang dihidangkan, Susetio menerangkan, dalam sehari jemaah calon haji akan mendapatkan makanan berat tiga kali. Yakni pagi, siang dan malam. Untuk makanan ringan juga dibagikan tiga kali dalam sehari.
"Jenis menunya yang kita sajikan juga berubah tiap tiga hari sekali. Semuanya higienis," pungkas Susetio.