Sudah dipenjara, 5 napi korupsi ini masih berulah

Di penjara, bukannya menjadi renungan dan hukuman justru malah terungkap kabar yang mengejutkan dari balik jeruji. Para narapidana ini malah berulah.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Sudah dipenjara, 5 napi korupsi ini masih berulah
Gayus Tambunan Pelesiran. ©istimewa

Dalam beberapa tahun belakangan, banyak kasus terungkap dari penjara. Narapidana kasus korupsi yang paling menjadi sorotan.

Di penjara, bukannya menjadi renungan dan hukuman justru malah terungkap kabar yang mengejutkan dari balik jeruji. Para narapidana ini malah berulah. Siapa saja mereka?

Terpidana kasus pemberian suap terkait proyek Sistem Komunikasi Radior Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo, terpaksa harus dipindahkan dari Lapas Sukamiskin, Bandung Jawa Barat ke Lapas Gunung Sindur. Bukan tanpa alasan, pemindahan ini dilakukan menyusul pemberitaan media yang melaporkan Anggoro berkali-kali keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung. Dia dapat keluar lapas dengan izin ke rumah sakit namun sebenarnya pergi ke sebuah apartemen Kecamatan Cibeunying Kidul.

Mantan Wali Kota Bogor Rachmat Yasin, terpidana korupsi suap tukar menukar lahan, Rachmat Yasin diketahui pernah pelesiran menginap di sebuah rumah di Panorama Alam Parahyangan, Bandung, saat masih berstatus tahanan Lapas Sukamiskin. Rachmat pelesiran sepanjang Desember 2016.

Bukan sekadar bebas berkeliaran di luar penjara, terpidana kasus korupsi juga memiliki sel mewah. Seperti yang baru saja terjadi, dalam OTT yang dilakukan oleh KPK mendapatkan sel terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah dilengkapi fasilitas mewah. KPK juga meyakini sel mewah bukan hanya dimiliki oleh suami artis Inneke Koesherawati, tapi juga terpidana koruptor lainnya.

Sel mewah ini juga bukan pertama kali terjadi, pada tahun 2010 mantan terpidana kasus korupsi Artalyta Suryani alias Ayin menggemparkan publik dengan sel mewahnya di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. Falitas dari TV, kulkas, AC sampai ruang tamu, sofa, radio-tape, serta meja kerja

Dia ketahuan asyik nonton pertandingan tenis Commonwealth World Championship pada 5 November 2010 di Bali. Dia tampil sebagai pria berwig dengan rambut agak panjang dari biasanya, berkacamata, dan jaket hitam. Setelah diusut, dia juga tercatat bepergian ke Macau pada 22-24 September 2010. Sementara itu, pada 30 September 2010 hingga 2 Oktober 2010, Gayus pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura dengan paspor atas nama Sony Laksono.

Kemudian terpidana kasus korupsi serta suap mafia pajak ini juga ketahuan keluar penjara, melalui foto yang beredar sedang makan di sebuah Restoran Manado bilangan Jakarta beredar luas. Foto itu diambil usai Gayus menghadiri sidang perceraian dengan istrinya Milana pada 9 September 2015. Dia diduga merayu pengawal agar bisa mampir makan ke restoran tersebut.

Rekomendasi