Pria paruh baya tewas tertimpa reruntuhan usai gempa guncang Sumbar

Informasi yang berhasil dihimpun, pria tersebut bernama Buyuang Jenggo (70), warga Batang Barus, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

ER Chania
Oleh ER Chania - Reporter
Pria paruh baya tewas tertimpa reruntuhan usai gempa guncang Sumbar
Ilustrasi gempa. Ilustrasi shutterstock.com

Usai sempat digoncang oleh gempa bumi berkekuatan 5,2 SR pada Sabtu (21/7) dini hari, kawasan Sumatera Barat kembali diguncang dengan kekuatan 5,5 SR pada sore harinya.

Pusat gempa diketahui berada di lintang 0,97 LS dan100, 70 BT dengan kedalaman 10 KM pada jarak 9 KM tenggara dari Kota Padang, 19 KM tenggara Kabupaten Solok, dan 37 KM dari Kota Pariaman, Sumatera Barat

"Gempa tersebut tidak menyebabkan tsunami," kata Kepala Pusat Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.

Ia menambahkan, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Solok ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, merupakan jenis gempa bumi tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada segmen Sumani.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar geser mendatar (Strike Slip)," terangnya.

Meskipun demikian, gempa vulkanik yang berpusat di kawasan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat tersebut menewaskan seorang pria paruh baya.

Informasi yang berhasil dihimpun, pria tersebut bernama Buyuang Jenggo (70), warga Batang Barus, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

"Korban meninggal karena tertimpa bangunan rumah yang rapuh saat mencoba menyelamatkan diri," kata perangkat Wali Nagari setempat, Yafriyati kepada merdeka.com.

Disebutkan Yafriyati, gempa dirasakan di tempatnya sangat kencang dan membuat masyarakat setempat berhamburan karena berdekatan dengan Gunung Talang.

"Bagian rumah yang roboh adalah dinding dan atap. Nyawa korban tak bisa diselamatkan dan saat ini sudah disemayamkan pihak keluarga," sambungnya.

Rekomendasi