Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, kembali meluas. Dua unit helikopter dibantu tim darat berupaya melakukan pemadaman.
Sebelumnya, api menghanguskan 305 hektar lahan di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, dan Desa Labu Jaya, Kecamatan Pedamaran Timur. Kini kebakaran juga melanda di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Sungai Menang, OKI.
Api di Desa Kayu Labu sudah berhasil dipadamkan, sedangkan di Desa Cinta Jaya yang sempat menipis kembali terbakar. Sedangkan lahan di Desa Sungai Sido belum diketahui luasan yang terbakar.
Pelaksana Tugas Bidang Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Anshori mengungkapkan, untuk melakukan pemadaman diturunkan tiga helikopter dari BNPB dan bantuan perusahaan.
"Sekarang lagi pemadaman baik dari udara maupun tim darat," ungkap Anshori, Kamis (19/7).
Komandan Satgas Karhutla Sumsel, Kolonel Inf Iman Budiman mengatakan, pihaknya menyiagakan 600 personel atau 60 tim yang tersebar di beberapa wilayah yang rawan. Tim tersebut berasal dari TNI, Polri, Manggala Agni dan beberapa instansi lain.
"Tim gabungan sudah bergerak di lapangan, terutama daerah rawan kebakaran," ujarnya.
Dikatakannya, sejauh ini ada 53 wilayah yang rawan karhutla, dan 33 di antaranya arah angin mengarah ke Jakabaring Palembang. Ke 33 wilayah ini menjadi perhatian khusus mengingat akan Asian Games 2018.
"Hampir 90 persen karhutla yang terjadi di Sumsel akibat oknum yang membakar sengaja hutan," katanya.