Tukang kopi di Grand Wijaya: Denger suara keras banget, saya pikir bom

Entoy melanjutkan, pada kejauhan dia melihat ada beberapa orang yang terkena dampak. Salah satunya Anjas, keponakanya yang juga penjual rokok.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Tukang kopi di Grand Wijaya: Denger suara keras banget, saya pikir bom
Ledakan di ruko Grand Wijaya Center. ©2018 Merdeka.com

Ledakan yang terjadi di Grand Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan memecahkan keheningan pagi dan mengejutkan warga sekitar. Termasuk Etoy, pedagang kaki lima yang biasa mangkal di lokasi.

Saat itu, Entoy sedang berbaring sejenak di atas kardus panjang. Tiba-tiba terdengar detuman keras dibarengi getaran. Diapun kaget dan langsung lari terbirit-birit menjauh dari lokasi.

"Saya lagi mau tidur rebahan. Habis nonton bola. Eh dengar suara keras banget. Bunyi tidak hitung berapa kali. Sempat ada getaran juga kok," kata dia saat ditemui di lokasi, Kamis (12/7).

Entoy memilih lari lantaran takut. Awalnya, ia mengira itu adalah bom. "Lari menjauh pokoknya. Soalnya dipikir bom. Balik lagi jam 6 pagi. Sudah ramai," terang dia.

Entoy melanjutkan, pada kejauhan dia melihat ada beberapa orang yang terkena dampak. Salah satunya Anjas, keponakanya yang juga penjual rokok.

"Ada dua korban. Alami luka ringan sebab kena pecahan beling," ujar dia.

Kamis pagi (12/7) sekitar pukul 04.20 dentuman keras terdengar. Diduga bersumber dari sebuah ruko milik PT Provalindo Nusa.

Saat ini, Tim Puslabfor Mabes Polri sedang menyisir bangunan yang diduga sumber awal ledakan.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi