Polisi: Tak ada toleransi, tindak tegas motor yang melintas di JLNT Casablanca

"Pemotor cenderung melintas karena tidak dijaga oleh petugas. Kalau kayak begitu kan membahayakan diri sendiri. Ini demi keselamatan untuk para pengendara motor. Jangan karena tidak ada polisi, terobos JLNT," tegas Yusuf.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi: Tak ada toleransi, tindak tegas motor yang melintas di JLNT Casablanca
Dirlantas Polda Metro Jaya di JLNT Casablanca. ©2018 Merdeka.com

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf turun ke jalanan memantau lokasi Jalan Layang Non Tol (JLNT) yang menghubungkan Tanah Abang-Kampung Melayu, Rabu (11/7) pagi. Pasalnya, sejak diresmikan beberapa tahun lalu banyak pengendara roda dua yang melanggar.

Kata Yusuf, meskipun pihaknya telah memasang rambu-rambu dan berjaga di lokasi masih saja banyak pengemudi yang nakal. Oleh karena itu, pihaknya langsung memberikan tindakan tegas.

"Tidak ada toleransi lagi. Saya tegaskan diberi tindakan yang tegas untuk pelanggar," tegas Yusuf, Rabu (11/7).

Dia menegaskan, JLNT dikhususkan untuk kendaraan dengan roda empat atau lebih. Artinya, motor dilarang melintas.

"Pemotor cenderung melintas karena tidak dijaga oleh petugas. Kalau kayak begitu kan membahayakan diri sendiri. Ini demi keselamatan untuk para pengendara motor. Jangan karena tidak ada polisi, terobos JLNT," tegasnya.

Sementara itu, Kasubdit Pembinaan dan Penegakkan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menyatakan, tiap hari, petugas disiagakan di lokasi untuk menindak pemotor yang nakal. Ia melanjutkan, data pemotor yang melanggar pada pekan lalu dari 30 Mei hingga 7 Juli, sebanyak 490 pelanggar.

"Kita menyita sejumlah barang bukti yakni 336 SIM, dan 154 STNK," kata Budiyanto.

Rekomendasi