Ditabrak di tanjakan Emen, atlet Sepeda Asian Games diduga sedang latihan

atlet Heri Fitrianto mengalami beberapa luka yang harus dijahit, yaitu di bagian betis kiri dan bibir bagian bawah. Sedangkan yang lainnya luka ringan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ditabrak di tanjakan Emen, atlet Sepeda Asian Games diduga sedang latihan
Atlet sepeda Asian Games kecelakaan di Tanjakan Emen. ©2018 Merdeka.com

Sebuah mobil mengalami kecelakaan di Jalan Tanjakan Emen, tepatnya di Kp. Ciater Desa Ciater, Kec. Ciater, Kabupaten Subang, Jumat (6/7). Dalam peristiwa tersebut seorang atlet sepeda yang sedang berlatih untuk ajang Asian Games tertabrak dari belakang.

Data dihimpun, kecelakaan bermula saat kendaraan Toyota Rush nopol E-1213-RK dikemudikan pria berinisial SH (42) datang dari arah Subang menuju Bandung. Ketika melintasi jalan yang menanjak, mobil tersebut menghantam bagian belakang sepeda yang sedang dikayuh oleh atlet sepeda bernama Heri Fitrianto (34) asal Purbolinggo, Jawa Tangah. Heri adalah atlet yang dijadwalkan berlaga dalam ajang Asian Games.

Usai menabrak sepeda, mobil diduga hilang kendali ke arah kiri dan menghantam Satu unit sepeda motor milik Usep Nurjanah yang sedang terparkir di bahu jalan.

Kanit Laka Lantas Polres Subang, Iptu Zaenuddin mengatakan kecelakaan terjadi pagi hari saat arus lalu lintas tidak terlalu ramai.

"Pengendara mobil kurang konsentrasi. Tidak dalam keadaan mabuk atau mengantuk, tapi kurang konsentrasi. Mobilnya sudah diamankan," kata Zaenuddin saat dihubungi, Jumat (6/7) sore.

Luka ringan

Sedangkan atlet Heri Fitrianto mengalami beberapa luka yang harus dijahit, yaitu di bagian betis kiri dan bibir bagian bawah. Sedangkan yang lainnya luka ringan.

"Dahi di sebelah kiri bengkak. Lain-lainnya luka ringan. Korban masih bisa diajak bicara," terangnya.

Pada saat kejadian, Zaenuddin mengatakan bahwa Heri diduga sedang berlatih. Karena dia mengayuh sepeda tidak sendirian.

"Pas kecelakaan, korban awalnya dibawa ke Puskesmas Jalancagak tapi kemudian di rujuk RS. Advent Bandung. Tidak ada yang meninggal dunia," sambungnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo sempat menjenguk korban ke RS Advent. "Luka-luka. Lagi dirawat," ucap Hendro singkat.

Rekomendasi