10 hari pencarian, 24 orang korban KM Sinar Bangun ditemukan, 3 tewas

10 hari pencarian, 24 orang korban KM Sinar Bangun ditemukan, 3 tewas. Terkait penemuan dugaan bangkai kapal, Syaugi mengatakan perkembangan signifikan ditemukan tim pencarian gabungan KM Sinar Bangun. Karenanya, pencarian ditambah tiga hari ke depan, terhitung hari ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
10 hari pencarian, 24 orang korban KM Sinar Bangun ditemukan, 3 tewas
Pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. ©REUTERS/Beawiharta

Badan SAR Nasional menyebut dalam 10 hari masa pencarian korban dan bangkai kapal KM Sinar Bangun, saat ini total korban ditemukan sebanyak 24 jiwa dengan tiga di antaranya meninggal dunia.

"Pertama kami menemukan 19, 18 hidup 1 meninggal dunia, Kemudian berikutnya ada tambahan 2 meninggal dan 3 hidup," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi saat jumpa pers di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/68).

Terkait penemuan dugaan bangkai kapal, Syaugi mengatakan perkembangan signifikan ditemukan tim pencarian gabungan KM Sinar Bangun. Karenanya, pencarian ditambah tiga hari ke depan, terhitung hari ini.

"Jadi kemarin adalah 10 hari, Setelah 10 hari kami sudah lihat progres itu ada, sehingga kita tambah lagi 3 hari dan Alhamdulillah membuahkan hasil yang signifikan, kita lihat suspect puing kapal, bangkai motor diduga milik penumpang, dan beberapa korban yang tertangkap alat pencari, seperti ROV dan multi-beam sonar," jelas Syaugi.

Pencarian dengan peralatan menggunakan ROV diketahui menjangkau kedalaman hingga 300 meter. Namun, hal tersebut belum menapaki titik dasar danau. Kemudian, dengan mendatangkan alat Multi-Beam Sonar, Basarnas dan Tim Gabungan menjangkau ke dalaman di titik 2000 meter.

"Saat itu, Alhamdulillah dengan dengan dijalankan ini ada indikasi adanya objek di dasar, antara ketinggian 450 m saat dan 490 meter, itu kita ketemu 2 (objek). Kita dalami terus alat ini kita menemukan papan yang kemungkinan itu adalah dari KM Sinar Bangun, dan siang hari ini menemukan objek korban manusia dengan kedalaman 450 m," tuturnya.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi