Polisi sebut pria dengan leher tergorok di SPBU Depok alami gangguan jiwa

Aksi bunuh diri itu dapat digagalkan oleh salah satu anggota keluarga YR. Setelah itu, lanjut Roni, keluarga langsung membawa YR ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi sebut pria dengan leher tergorok di SPBU Depok alami gangguan jiwa
Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Identitas YR (32), mayat laki-laki yang ditemukan di dalam toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akhirnya terungkap. Usut punya usut, YR mempunyai riwayat gangguan jiwa semasa hidupnya.

Kapolsek Sukmajaya Kompol Roni Agus Wowor mengatakan, identitas itu terungkap usai pihaknya memeriksa keluarga korban.

"Informasi keluarga diketahui bahwa korban adalah bernama YR, 37 tahun," kata Roni saat dihubungi, Rabu, (13/6).

Hasil sementara, korban tewas karena bunuh diri. Roni menambahkan YR memiliki riwayat gangguan jiwa. Menurut keluarga, YR pernah melakukan percobaan bunuh diri pada 2016 lalu.

"Korban punya gangguan jiwa. Menurut keluarga korban bahwa pada tahun 2016 korban pernah mencoba bunuh diri dengan cara yang sama," kata Roni.

Namun, aksi bunuh diri itu dapat digagalkan oleh salah satu anggota keluarga YR. Setelah itu, lanjut Roni, keluarga langsung membawa YR ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Lebih lanjut, Roni mengaku jika YR menolak menjalani pemulihan gangguan jiwa yang dialaminya.

"Setelah selesai perawatan baik lukanya maupun kejiwaannya korban selalu meminum obat penenang, namun sudah 4 bulan terakhir korban tidak mau minum alasannya sudah enak."

Rekomendasi