Penyerahan jenazah Aloysius Bayu Rendra Wardhana di Rumah Sakit Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Polda Jawa Timur, diwarnai isak tangis keluarga.
Penyerahan jenazah korban bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB), Jalan Ngagel Jaya tersebut langsung dilakukan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin.
Dengan penyerahan jenazah tersebut, polisi dari tim Inafis dan Labfor Mabes Polri telah menyelesaikan semua tugasnya dalam melakukan identifikasi para korban bom bunuh diri yang terjadi Minggu (13/5) lalu.
Machfud Arifin berharap tidak ada insiden serupa, bom bunuh diri di Surabaya, maupun di wilayah Jawa Timur. "Indentifikasi sudah final. Jenazah korban (Bayu) ini merupakan yang terakhir," katanya, Selasa (22/5).
"Jenazah kami serahkan ke pihak keluarga. Turut mendoakan, semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tutur jenderal bintang dua tersebut.
Setelah diserahkan ke keluarga, jenazah Bayu dibawa ke rumah duka, Jalan Gubeng Kertajaya Gang 1 No 15 A. Setelah itu akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Sukolilo.
Perlu diketahui, Bayu merupakan relawan keamanan gereja SMTB. Waktu kejadian, dia berjaga di pintu masuk gereja, mengadang pelaku bom bunuh diri.