Badan Siber dan Sandi Negara sedang petakan jaringan teroris di tiap daerah

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen Purn TNI Djoko Setiadi mengaku sedang memetakan jaringan teroris yang ada di daerah. Tetapi Djoko enggan merinci proses identifikasi penyebaran konten yang dilakukan oleh jaringan terorisme.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Badan Siber dan Sandi Negara sedang petakan jaringan teroris di tiap daerah
Kepala BSSN Djoko Setyadi. ©REUTERS/Darren Whiteside

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen Purn TNI Djoko Setiadi mengaku sedang memetakan jaringan teroris yang ada di daerah. Tetapi Djoko enggan merinci proses identifikasi penyebaran konten yang dilakukan oleh jaringan terorisme.

"Kalau peta kan memang harus kita buat sesegera mungkin sehingga nanti masukan ke aparat keamanan bisa mengantisipasi. Kalau peta harus segera dibuat," kata Djoko di kantornya Jl Harsono RM No 70, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (18/5).

Dia menjelaskan BSSN memiliki empat deputi yang memiliki tugas masing-masing. Salah satunya bertugas untuk mengamankan jaringan, baik pemerintah hingga privat.

Namun demikian, dia mengklaim masih terkendala dengan struktur BSSN yang masih dalam masa transisi dari lembaga yang sebelumnya dikenal dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

"Nanti kami tunjukkan kepada bangsa ini bahwa kami sudah siap bekerja," kata Djoko.

Dia juga melihat permasalahan terorisme sudah ditangani para penegak hukum dan TNI. Tetapi Djoko menegaskan harus melibatkan masyarakat untuk mencegah teror.

"Bahkan pak Wakapolri juga bicara bahwa ini tanggung jawab seluruh Indonesia. Warga juga diminta kepekaannya ketika mendapat ada yang mencurigakan segera lapor ke aparat," tegas Djoko.

Rekomendasi