Warga Salatiga keracunan massal saat piknik di Yogya, 16 masih jalani rawat inap

pada Minggu (29/4) sebanyak 98 warga Karangduwet, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga mengadakan piknik ke Yogyakarta. Mereka membawa bekal nasi dus yang dimasak oleh ibu-ibu dan dimakan pada siang atau sore harinya. Nasi dus tersebut disimpan di bagasi bus.

Dian Ade Permana
Oleh Dian Ade Permana - Reporter
Warga Salatiga keracunan massal saat piknik di Yogya, 16 masih jalani rawat inap
Ilustrasi Keracunan. ©2015 Merdeka.com

Sebanyak 10 orang masih dirawat di Rumah Sakit Dr Ashmir dan 6 orang di RSUD Kota Salatiga hingga Selasa (1/5) karena keracunan pada Minggu (29/4). Sebelumnya, jumlah korban keracunan mencapai 98 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengatakan sebagian besar korban yang diopname karena diare lebih dari 10 kali sehingga mengalami dehidrasi, mual, dan muntah.

"Mereka membutuhkan terapi cairan untuk menggantikan cairan yang hilang," jelasnya saat dihubungi, Selasa (1/5).

Siti mengungkapkan, DKK menurunkan Tim Gerak Cepat yang dikomandoi Dr. Anang untuk memeriksa pasien yang sudah kembali ke rumah. "Mereka yang sudah pulang tetap diperhatikan hingga pulih sepenuhnya," jelasnya.

Disinggung mengenai penyebab keracunan, Siti mengungkapkan saat ini masih dalam pemeriksaan. "Pemeriksaan spesimen saat ini belum keluar," paparnya.

Sebelumnya, pada Minggu (29/4) sebanyak 98 warga Karangduwet, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga mengadakan piknik ke Yogyakarta. Mereka membawa bekal nasi dus yang dimasak oleh ibu-ibu dan dimakan pada siang atau sore harinya. Nasi dus tersebut disimpan di bagasi bus.

Senin (30/4) sekira pukul 03.00, warga mulai mual dan muntah. Pagi harinya warga mulai berdatangan ke Puskesmas Sidorejo Kidul dan dirujuk ke rumah sakit sebanyak 17 orang. Tim TGC Puskesmas Sidorejo Kidul selanjutnya menyusur dari rumah ke rumah warga dan menangani penderita yang bisa ditangani di tempat. Sampel makanan dan muntahan serta feses penderita sudah dikirim ke BLK Semarang untuk diperiksa lebih lanjut.

Rekomendasi