4 Penerbangan dari dan menuju Bandara Jalaludin Gorontalo dibatalkan setelah Lion Air tergelincir pada Minggu (29/4) kemarin. Penerbangan dibatalkan tersebut antara lain Batik Air nomor ID 6242 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) ke Gorontalo.
Kemudian, Batik Air nomor ID 6243 dari Gorontalo ke Cengkareng. Lalu, Lion Air nomor JT 891 rute Gorontalo menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG). Dan Wings Air bernomor IW 1167 dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) ke Gorontalo.
"Lion Air Group telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan juga memfasilitasi/melayani seluruh penumpang sesuai dengan kebutuhan menurut ketentuan dan peraturan yang berlaku seperti pembatalan penerbangan, pengembalian dana tiket (refund) ataupun kompensasi lainnya," kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala, dalam keterangan tertulisnya kepada merdeka.com, Senin (30/4).
Seperti diketahui, Lion Air yang tergelincir tersebut membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat. Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi dengan keadaan selamat.
Danang mengatakan, pesawat Boeing 737-800 registrasi PK-LOO itu mengalami kejadian sesaat setelah mendarat. Saat situasi terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan pendaratan dan kondisi hujan.
"Penerbangan tersebut membawa 174 penumpang dan tujuh kru pesawat," kata Danang dalam keterangan tertulis kepada merdeka.com.
Menurut Danang, Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi pesawat dan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini.
"Dua penumpang setelah sadar dirujuk ke rumah sakit dan telah mendapatkan penanganan dari tim medis," kata dia.