Penghuni rumah berisi 4,5 kg sabu yang digerebek berprofesi penjual pakaian

Polisi pagi tadi menggerebek sebuah rumah di perumahan Bukit Pinang Jalan Pangeran Suryanata, Blok B-2 kelurahan Bukit Pinang RT 12, Samarinda Ulu. Dari dalam rumah itu, disita sabu diperkirakan seberat 4,5 kg dan 500 butir ineks diduga jenis baru. Pria yang meninggali rumah itu, kesehariannya penjual pakaian.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Penghuni rumah berisi 4,5 kg sabu yang digerebek berprofesi penjual pakaian
Rumah pengedar sabu yang digerebek polisi. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Polisi pagi tadi menggerebek sebuah rumah di perumahan Bukit Pinang Jalan Pangeran Suryanata, Blok B-2 kelurahan Bukit Pinang RT 12, Samarinda Ulu. Dari dalam rumah itu, disita sabu diperkirakan seberat 4,5 kg dan 500 butir ineks diduga jenis baru. Pria yang meninggali rumah itu, kesehariannya penjual pakaian.

Penggerebekan itu dilakukan sekitar pukul 08.00 Wita. Warga memang dibikin kaget dengan penggerebekan itu. Tidak ada yang tahu persis identitas pria yang meninggali rumah itu.

"Rumah itu ditinggali laki-laki. Sepertinya sudah jadi target. Karena polisi langsung menggerebek," kata Sekretaris RT 12 Muhammad Saleh (54), ditemui merdeka.com, Kamis (5/4).

Warga lain di RT 12, Masykur (42) mengatakan, ada 6 mobil dan 1 motor yang menggerebek tetangganya. Itu dia ketahui setelah mengantar anaknya ke sekolah.

"Ada polisi keluar pakai senjata laras panjang dan pistol. Katanya gerebek narkoba. Iya, orang yang ngontrak di rumah itu laki-laki, dibawa polisi," kata Masykur.

Usai menggeledah di dalam rumah, polisi membawa kardus berukuran sedang, diduga isi narkoba yang ditemukan di dalam rumah. Sempat terdengar suara gaduh, saat penggeledahan berlangsung.

"Orang yang ngontrak itu kerjanya jualan baju di Jalan Pangeran Antasari. Orangnya ramah saja, tegur sapa dengan tetangga. Sering keluar malam, siangnya sering di dalam rumah," ujar Masykur.

Masykur mengaku, sebelumnya telah mendapat kabar, bahwa blok tinggal rumahnya, masuk daerah rawan peredaran narkoba. "Rumah itu juga kalau saya perhatikan, sering didatangi tamu silih berganti. Cewek juga ganti-ganti. Tapi datang dan pergi cepat," ungkapnya.

Di dalam rumah, penggerebekan berlangsung cepat. "Ada suara seperti gaduh di dalam, sekitar 30 menitan sedang digeledah. Ya, yang pasti kita tidak menyangka, di rumah itu menyimpan narkoba dalam jumlah banyak," demikian Masykur.

Diketahui, Polsekta Samarinda Seberang, membongkar peredaran narkoba. Berawal dari tertangkapnya sejoli sekitar pukul 01.00 Wita dini hari tadi, di kawasan Rapak Dalam, Samarinda Seberang dengan bukti 21 poket sabu, penyelidikan berkembang ke rumah sang pria di perumahan di Jalan Suryanata. Ditemukan sabu sekitar 4 kiloan, dan sekitar 500 butir ineks dalam bentuk kapsul, diduga jenis baru.

Rekomendasi