Manajemen Alexis curhat soal nasib ratusan pegawai usai ditutup Anies

Lina menambahkan, pihaknya amat sangat menyesalkan soal stigma Alexis yang menyediakan fasilitas esek-esek dan perdagangan orang. Dan pernyataan itu sekaligus untuk membantah apa yang diucapkan oleh orang nomor 1 di Jakarta itu.

Liputan6.com
Oleh Liputan6.com - Reporter
Manajemen Alexis curhat soal nasib ratusan pegawai usai ditutup Anies
alexis ditutup. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

PT Grand Ancol Hotel yang menaungi Alexis buka suara terkait pencabutan izin usaha oleh Pemprov DKI. Mereka mengeluhkan nasib ratusan pegawai yang mencari nafkah lewat griya pijat dan spa di jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara tersebut.

"Perlu diketahui bahwa Unit unit usaha tersebut juga memiliki ratusan karyawan yang mata pencaharian untuk keluarga bergantung dari pekerjaan mereka," ujar Legal dan juru bicara PT Grand Ancol Hotel yang menaungi unit usaha Alexis Lina Novita kepada Liputan6.com, Rabu (28/3).

Lina menambahkan, pihaknya amat sangat menyesalkan soal stigma Alexis yang menyediakan fasilitas esek-esek dan perdagangan orang. Dan pernyataan itu sekaligus untuk membantah apa yang diucapkan oleh orang nomor 1 di Jakarta itu.

"Terbentuknya stigma negatif dan tuduhan negatif terhadap unit-unit usaha lainnya seperti karaoke, 4play lounge dan restoran di gedung ex Alexis," imbuh dia.

Terakhir pihak manajemen juga tak lupa memohon maaf kepada masyarakat luas atas ramainya pemberitaan soal Alexis.

"Kepada seluruh masyarakat kami mohon maaf atas polemik dan gaduhnya terkait pemberitaan Alexis," tutupnya.

Reporter: Moch. Harun Syah
Sumber : Liputan6.com

Rekomendasi