Tinjau korban banjir bandang di Mamuju, Paloh minta warga tak putus asa

Tinjau korban banjir bandang di Mamuju, Paloh minta warga tak putus asa. Paloh mengaku turut merasakan beban para korban yang kini berada di sejumlah lokasi pengungsian, akibat rumah-rumah mereka mengalami kerusakan. Ia pun memberikan semangat pada warga dalam menghadapi musibah tersebut.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Tinjau korban banjir bandang di Mamuju, Paloh minta warga tak putus asa
Surya Paloh. ©2018 Merdeka.com

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyambangi lokasi pengungsian korban banjir bandang di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Ada ratusan warga di Kecamatan Simbuang Mamuju mengungsi akibat musibah tersebut.

Paloh mengaku turut merasakan beban para korban yang kini berada di sejumlah lokasi pengungsian, akibat rumah-rumah mereka mengalami kerusakan. Ia pun memberikan semangat pada warga dalam menghadapi musibah tersebut.

"Musibah harus kita hadapi secara tawakal. Musibah ini harus kita hadapi dengan lebih tegar dan kuat," kata Paloh di lokasi pengungsian Gedung Dharma Wanita, Jalan Ahmad Kirang, Mamuju, Sulbar, Minggu (25/3).

Ia mengatakan, selalu akan ada hikmah di balik musibah yang menghampiri. Paloh berharap warga tetap semangat menjalani hari-hari ke depan dan tidak putus asa.

"Negeri ini membutuhkan masyarakat Indonesia yang tangguh. Kalian harus kuat dengan semangat gotong-royong di antara kita. Kita kerjasama," ujarnya.

Paloh memastikan, pemerintah setempat bertanggungjawab untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi korban banjir di Mamuju. Ia pun meminta pemerintah daerah mengerahkan seluruh upaya guna segera meringankan beban para pengungsi.

Kunjungan Paloh ke lokasi pengungsi didampingi Bupati Mamuju, Habsi Wahid. Ketua DPW NasDem Sulbar itu mengatakan, hampir seribu warga Mamuju yang terpaksa mengungsi akibat bencana yang terjadi pada Kamis, 22 Maret lalu itu. Menurut Habsi, sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing setelah banjir surut.

Khusus di Kecamatan Simbuang, ada lebih dari 100 pengungsi yang belum bisa kembali ke rumah. "Mudah-mudahan dalam satu sampai dua hari ini, bisa kembali ke rumah," kata Habsi.

Rekomendasi