Polisi masih selidiki penyebab pipa gas bocor di depan kantor BNN

Polisi masih selidiki penyebab pipa gas bocor di depan kantor BNN. Sampai saat ini Polres Jakarta Timur, masih melakukan penyelidikan terkait kebocoran pipa gas di Cawang. Penyelidikan guna mengetahui dugaan kecerobohan dari kebocoran tersebut.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Polisi masih selidiki penyebab pipa gas bocor di depan kantor BNN
pipa gas bocor. ©2018 Merdeka.com

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pengawasan terhadap proyek infrastruktur. Hal itu karena kerap kali terjadi kecelakaan seperti bocornya pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Cawang diakibatkan galian proyek LRT Jabodebek, Senin (12/3) malam.

"Sudah diperintahkan Kapolri seluruh jajaran untuk mengawasi proyek infrastruktur, tentunya di lapangan bisa dari Sabhara, Binmas melakukan pendekatan atau kontak dengan kontraktor dan pelaksana proyek di lapangan. Tentu mencegah kelalaian tidak perlu. Kelalaian itu karena tidak melaksanakan SOP dengan baik," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/3).

Setyo menuturkan, sampai saat ini Polres Jakarta Timur, masih melakukan penyelidikan terkait kebocoran pipa gas di Cawang. Penyelidikan guna mengetahui dugaan kecerobohan dari kebocoran tersebut.

"Masih dalam penyelidikan teman di lapangan Polres Jakarta Timur. Apakah ada kesengajaan atau kelalaian. Kontraktor harus tahu ada infra lain seperti pipa gas, kabel listrik dan lain-lain," tuturnya.

Dia berharap agar setiap instantasi terkait melakukan pekerjaan atau proyek infrastruktur memberikan suatu tanda agar orang lain tahu bahwa di tempat tersebut ada pengerjaan atau benda berbahaya.

"Diharapkan ada kerja sama baik antara kontraktor, pelaksana dengan lembaga atau instansi terkait di situ. Misal dari PGN menyampaikan saya punya jaringan di sini jangan diutak-utik. Biasanya ada tandanya," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini ingin agar untuk segala bentuk pengerjaan infrastruktur terutama yang berada di lapangan lebih hati-hati lagi. Hal itu karena saat ini sudah sering terjadi kecelakaan dalam pengerjaan proyek infrastruktur.

"Jadi gini ini kan kita sedang giat-giatnya melakukan pembangunan infrastruktur tentu kita mengharapkan setelah ada yang roboh kita berharap lebih hati-hati lagi, karena sudah berapa kali kejadian kecelakaan saat pembangunan termasuk pipa gas karena tekanan tinggi," tandasnya.

Rekomendasi