Chief Executive Officer Biro Perjalanan Haji dan Umrah Abu Tours, Muh Hamzah Mamba bersama istri diperiksa Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), menyusul kasus tidak diberangkatkannya ribuan jemaah umrah.
"Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap CEO Abu Tours dan istrinya, tapi hingga malam hari proses pemeriksaan belum selesai," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Rabu (7/3).
Dia mengatakan, pemeriksaan terhadap CEO Abu Tours Muh Hamzah Mamba bersama istrinya itu hanya sebatas saksi, karena penyidik baru melakukan penyelidikan dalam kasus ini.
Dicky mengaku materi pemeriksaan untuk saksi ini hanya sebatas pengelolaan uang jemaah dan digunakan untuk apa, karena ada ribuan jemaah yang sudah menyetorkan dana.
"Saya tidak tahu pasti materi pemeriksaannya karena penyidik hanya menginformasikan kalau hari ini CEO Abu Tours akan diperiksa. Pemeriksaannya juga hanya terkait pengelolaan keuangan saja," katanya.
Sebelumnya pada akhir Januari 2018, tim Direktorat Jenderal Haji dan Umrah Kementerian Agama melakukan audit terhadap Abu Tours untuk mengetahui keuangannya.
Dicky juga mengaku hasil audit investigasi dari Ditjen Kemenag itu juga akan menjadi saksi ahli bagi penyidik.
Audit investigasi yang dilakukan oleh Ditjen Haji dan Umrah Kemenag setelah adanya polemik yang berkembang di masyarakat, berupa terjadi penundaan keberangkatan jemaah ke Tanah Suci.
Mantan Direktur Sabhara Polda Kepri itu menyebutkan, pemeriksaan dilakukan berdasarkan pada laporan polisi (LP) dari seorang jemaah Abu Tours yang melaporkan adanya kejanggalan dalam pemberangkatan tersebut.
"Untuk kasus Abu Tours ini, yang melapor belum banyak tidak seperti dengan kasus First Travel. Tapi kami sudah lakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dulu. Nanti juga kami lihat perkembangannya, sesuai dengan penjelasan dari pihak Abu Tours yang akan memberangkatkan bulan depan," jelasnya. Dikutip dari Antara.