Sebanyak 177 orang jadi korban keracunan makanan di Garut. Para korban diduga keracunan usai menyantap hidangan di suatu hajatan.
"Data sampai dengan Rabu pukul 00.10 terdapat jumlah korban 177 orang," ujar Camat Malangbong Teten Sundara kepada wartawan di Garut, Rabu (7/3).
Teten mengatakan seluruh korban merasa mual dan muntah-muntah hingga akhirnya ditangani oleh Puskesmas Malangbong dan puskesmas terdekat lainnya, juga ada yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.
Dari 177, 59 orang di antaranya ditangani Puskesmas Malangbong, sementara 49 lainnya di Puskesmas Cibatu, Limbangan, Citeras dan Puskesmas Bandrek.
"Sementara itu 69 pasien bisa pulang," lanjutnya.
Untuk evakuasi, lanjut Teten, Pemkab Garut mengirim 35 unit mobil ambulans untuk membawa warga ke rumah sakit.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi bersama kepala dinas terkait terjun ke lokasi yang terdapat banyak warga menjadi korban keracunan.
"Bantuan sementara dari Pemerintah Kabupaten Garut dan TNI untuk mengantisipasi sambil menunggu informasi lanjutan dari Camat dan Puskesmas Malangbong yang menangani korban keracunan," tandasnya, seperti diberitakan Antara.