Polisi periksa kejiwaan guru SD cabuli 65 siswanya di Surabaya

Polisi periksa kejiwaan guru SD cabuli 65 siswanya di Surabaya. Polisi juga melakukan konseling terhadap para korban. Tujuannya, untuk mengidentifikasi kondisi psikologis korban. Supaya, korban tidak mengalami trauma healing.

Bruriy Susanto
Oleh Bruriy Susanto - Reporter
Polisi periksa kejiwaan guru SD cabuli 65 siswanya di Surabaya
Guru SD cabuli 65 siswanya. ©2018 Merdeka.com

Polisi terus menyelidiki kasus pencabulan dilakukan guru sekolah dasar berinisial MHS (29) terhadap 65 siswanya. Di samping, itu penyidik dari Unit Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jawa Timur, juga akan berkoordinasi dengan Biddokes, untuk melakukan pemeriksaan psikologis pelaku.

"Kejiwaannya juga akan kita lakukan pemeriksaan. Nantinya dilakukan oleh tim dokkes yang ada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frana Barung Mangera, saat dihubungi merdeka.com, Jumat (23/2).

Polisi juga melakukan konseling terhadap para korban. Tujuannya, untuk mengidentifikasi kondisi psikologis korban. Supaya, korban tidak mengalami trauma healing.

"Konseling ini yang dilakukan oleh Psikolog SDM Polda Jatim bersama itm Psikolog PPT Jawa Timur dan Reskrimum Kanit Renata (Remaja Anak dan Wanita)," ujar Barung.

Perlu diketahui, kasus pencabulan dilakukan MHS seorang guru SD terhadap 65 siswanya itu terjadi sudah cukup lama, lebih dari setahun. Hal itu baru terungkap setelah orang tua siswa mendapat laporan dari anaknya.

Kemudian, kasus tersebut dilaporkan ke polisi, tersangka MHS langsung ditangkap. Pencabulan dilakukan tersangka, di banyak tempat seperti di kolam renang, di dalam bus. Bahkan pernah di dalam kelas.

Rekomendasi