Polisi menangkap pelaku penganiayaan dan pencurian terhadap Ongky, Rabu (21/2). Di hari itu, Ongky dibuang di Jalan Kemang V, Mampang, Jakarta Selatan dalam kondisi tanpa busana serta mulut dan kaki dilakban.
Selain dianiaya, Ongky juga dicekoki minuman keras oleh pelaku.
"Sudah ketangkep, kemarin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono dalam pesan singkatnya, Kamis (22/2).
Argo menambahkan pelaku yang ditangkap berjumlah dua orang dan kini masih menjalani pemeriksaan dengan penyidik.
"Dua orang yang ditangkap. Masih diperiksa," sambungnya.
Peristiwa itu berawal ketika Ongky mengunggah status di akun media sosial Facebook miliknya yakni 'saya butuh uang.'
Postingan Ongky disambut terduga pelaku melalui media sosial. Lewat Facebook terduga pelaku kemudian menawari pekerjaan dengan gaji Rp 13 juta per-minggu.
"Dari sana mereka lantas membuat janji bertemu di salah satu mini market di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Di sana korban dijemput oleh tiga orang dengan menggunakan sebuah mobil berwarna silver," jelas Argo.
Dalam perjalanan, kata Argo, korban diduga dicekoki minuman intisari serta lima butir pil narkotika.
"Ketika korban sudah lemas dan setengah sadar, lalu pelaku mengambil dua unit telepon genggam milik korban, kemudian korban ditelanjangi, diikat kaki dan tangan serta mulut dilakban, lalu diturunkan dari mobil," katanya.
Lanjut Argo, korban diturunkan di Jalan Kemang Timur V. Dua orang saksi di lokasi yang melihat kejadian itu lantas melapor ke Polsek Mampang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
"Masih kita cari ya. Untuk korbannya masih sedikit informasi yang didapatkan, karena mabuk berat atas kejadian itu," tandasnya.