Penjualan tiket selama Piala Presiden 2018 tembus Rp 20 miliar

Pendapatan dari hasil penjualan tiket selama gelaran turnamen Piala Presiden 2018 menembus angka Rp 20 miliar. Penjualan tiket pada pertandingan puncak atau final, menembus lebih dari Rp 6 miliar.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Penjualan tiket selama Piala Presiden 2018 tembus Rp 20 miliar
Essien di pertandingan Persib vs Bali United. ©2017 Merdeka.com/Andrian Salam

Pendapatan dari hasil penjualan tiket selama gelaran turnamen Piala Presiden 2018 menembus angka Rp 20 miliar. Penjualan tiket terbesar terjadi pada laga final yang mempertemukan klub ibu kota Persija Jakarta melawan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (17/2).

Berdasarkan laporan Ketua Steering Committe (SC) Piala Presiden 2018 Maruarar Sirait, penjualan tiket pada pertandingan puncak ini lebih dari Rp 6 miliar. Tiket yang dicetak pada laga pamungkas ini ludes terjual baik secara online maupun offline.

"Piala Presiden adalah turnamen yang tidak menggunakan uang negara. Saat ini juga kami laporan kepada Bapak Presiden Joko Widodo bahwa untuk tahun depan sudah banyak yang siap menjadi sponsor. Otomatis hadiahnya lebih besar dari saat ini," ujar Maruarar di Stadion Gelora Bung Karno.

Pada Piala Presiden 2018, tim juara berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 3,3 miliar. Runner up mendapatkan hadiah Rp 2,2 miliar dan posisi tiga sebesar Rp 1,1 miliar. Sriwijaya FC berada di posisi tiga setelah menang 4-0 atas PSMS Medan.

Selain melaporkan pendapatan penjualan tiket selama 31 hari pelaksanaan Piala Presiden, pria yang akrab dipanggil Ara ini juga melaporkan total jumlah penonton. Berdasarkan pencatatan jumlah penonton yang hadir di stadion mencapai 423.000 orang selama gelaran turnamen ini.

"Rata-rata total penonton 19.232 orang di setiap pertandingan," kata Ara.

Politisi PDIP itu menjelaskan, selama gelaran turnamen Piala Presiden 2018 juga ditekankan untuk pemberdayaan ekonomi rakyat. Pada pertandingan final ini bahkan mampu memecahkan rekor jumlah pedagang kali lima (pkl) yang terlibat. Jumlah PKL yang berada di sekitar komplek Gelora Bung Karno Senayan mencapai 1.063 orang. Sedangkan jumlah asongan mencapai 335 orang. Mereka tersebar di beberapa titik di stadion terbesar di Indonesia itu.

Rekomendasi