PT KAI targetkan 14 Februari KA Bogor-Sukabumi kembali beroperasi

Edi menjelaskan, PT KAI belum dapat menghitung secara rinci kerugian yang dialami akibat tak beroperasinya kereta api jurusan Bogor-Sukabumi itu. Meski begitu, pihaknya mengupayakan agar bisa cepat selesai dari yang ditargetkan.

Radeva Pragia Bempah.
Oleh Radeva Pragia Bempah. - Reporter
PT KAI targetkan 14 Februari KA Bogor-Sukabumi kembali beroperasi
Tanah longsor di Stasiun Maseng. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

PT Kerepa Api Indonesia (KAI) akan secepatnya melakukan perbaikan jalur rel kereta api jurusan Bogor-Sukabumi akibat longsor yang terjadi di Kampung Maseng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Longsor itu menyebabkan perjalanan Kereta Api Pangrango Bogor-Sukabumi tak beroperasi setelah fondasi rel jalur di sana longsor sepanjang 40 meter, pada Senin (5/2).

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, pihaknya saat ini sedang berupaya membangun jembatan darurat agar kereta api dapat dilalui. Dia menargetkan, jembatan darurat itu dapat selesai selama enam hari kerja atau sampai tanggal 14 Februari 2018.

"Kita berupaya perbaikan atau pengerjaan ini bisa secepatnya selesai, sehingga jalur dari Bogor menuju Sukabumi bisa segera kita akftifkan," katanya, Kamis (8/2).

Dia menambahkan, konstruksi jembatan darurat ini dibuat dengan ujung rel diberi tiang dan tengahnya diperkuat dengan penyangga agar aman saat dilintasi kereta api.

"Jadi seperti model jembatan yang diberikan perkuatan. Tentu saja ke bawah harus mencapai tanah keras untuk fondasi," jelasnya.

Edi menjelaskan, PT KAI belum dapat menghitung secara rinci kerugian yang dialami akibat tak beroperasinya kereta api jurusan Bogor-Sukabumi itu. Meski begitu, pihaknya mengupayakan agar bisa cepat selesai dari yang ditargetkan.

"Nanti kita hitung secara rinci, karena secara prinsip kan rel itu masih ada. Jadi nanti kita lihat berapa yang harus keluar dari perbaikan ini," ujarnya.

PT KAI, kata dia, juga sedang mengindikasikan titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur perlintasan rel yang dilewati kereta api Bogor-Sukabumi.

"Seluruh daerah operasi (Daop) 1, 2, dan 6, akan disurvei titik-titik rawan. Ini juga untuk mengawali operasi lebaran nanti," pungkasnya.

Rekomendasi