Kantor PDAM di Padang digembok orang tak dikenal, ditemukan sesajen

Kantor PDAM di Padang digembok orang tak dikenal, ditemukan sesajen. Sementara ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Gurun Laweh, Nazar mengungkapkan, kejadian tersebut merupakan hanya perbuatan orang iseng yang ingin membuat suasana gaduh.

ER Chania
Oleh ER Chania - Reporter
Kantor PDAM di Padang digembok orang tak dikenal, ditemukan sesajen
Kantor PDAM digembok. ©2018 Merdeka.com

Pagar di area warter intake perusahaan daerah air minum (PDAM) Kampung Koto, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, tiba-tiba dikunci oleh orang tidak dikenal, Selasa (30/1). Anehnya, di depan pagar ditemukan sesajian dibungkus dalam kantong plastik warna merah berisikan telur, limau (jeruk), bawang putih dan merah.

Awalnya pagar yang dikunci dengan rantai disertai gembok oleh orang tidak dikenal itu, baru diketahui pagi hari oleh Syafrizal (46) yang merupakan operator area warter intake PDAM Kampung Koto. Lantas, dengan kejadian itu Syafrizal langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Nanggalo, AKP Gusdi setelah mendapat laporan langsung mendatangi area warter intake PDAM Kampung Koto dan melihat pintu pagar terkunci rantai disertai gembok. Kemudian, pihaknya memanggil ketua RW dan RT setempat untuk menyaksikan proses pembukaan.

"Menurut keterangan saksi Syafrizal, saat itu dia sedang tidur sekitar pukul 00.20 WIB bersama rekannya Azahra, kemudian mendengar suara motor dari luar pagar. Saat dilihatnya, ada seorang laki-laki menggunakan sepeda motor, memakai topi warna putih dan wajahnya tidak dikenali oleh saksi," kata Gusdi.

Dia menambahkan, karena merasa tidak curiga kedua saksi kembali tidur dan pagi harinya ternyata pagar di area warter intake PDAM Kampung Koto sudah terkunci. "Tiga gembok pakai rantai membuat pagar terkunci, dan di depan pagar ada juga sesajian di dalam kantong plastik warna merah di dalamnya ada telur, limau, bawang putih dan merah," ujarnya.

Setelah setengah jam proses pembukaan paksa terhadap pagar area warter intake PDAM Kampung Koto berhasil dibuka. Selanjutnya, untuk semua barang bukti kemudian diamankan pihak kepolisian untuk pengusutan lebih lanjut.

"Setelah dibuka aktivitas operasional PDAM Kampung koto kembali berjalan seperti biasa. Untuk kasus ini kita akan melakukan penyelidikan, sedangkan barang bukti kita amankan," katanya.

Sementara ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Gurun Laweh, Nazar mengungkapkan, kejadian tersebut merupakan hanya perbuatan orang iseng yang ingin membuat suasana gaduh. "Ya ini hanya orang iseng yang mengunci pagar, dan ini bukan masalah pemilik lahan dengan PDAM," pungkasnya.

Rekomendasi