Baby sitter di Surabaya nekat layani threesome demi bayar utang ibunya ke rentenir

Meskipun VR sehari-hari bekerja sebagai baby sitter dan MR bekerja serabutan, nyatanya belum juga cukup untuk kebutuhan ekonomi keluarganya. Selain untuk melunasi utang, tersangka VR ini nekat melakukan itu semuanya untuk ibunya yang sekarang ini sedang sakit.

Bruriy Susanto
Oleh Bruriy Susanto - Reporter
Baby sitter di Surabaya nekat layani threesome demi bayar utang ibunya ke rentenir
tersangka sek threesome. ©2018 Merdeka.com/Bruriy

VR, warga Tambak Wedi, Surabaya, nekat menjual MR, suaminya sendiri ke pria hidung belang melalui akun media sosial facebook. Wanita 20 tahun itu mengaku terpaksa melakukan itu semua untuk bertahan hidup.

Meskipun VR sehari-hari bekerja sebagai baby sitter dan MR bekerja serabutan, nyatanya belum juga cukup untuk kebutuhan ekonomi keluarganya.

"Dalam pemeriksaannya, tersangka VR ini nekat melakukan itu semuanya untuk ibunya yang sekarang ini sedang sakit," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (24/1).

Selain itu, VR butuh uang untuk melunasi ibunya pada seorang rentenir. Jika tak segera dilunasi, utang akan semakin banyak.

"Ada kemungkinan ibunya itu utang ke seorang rentenir. Karena, meski dibayar, masih saja tidak kunjung bisa lunas. Jadi tersangka ini sampai nekat melakukan itu untuk membayar dan melunasi bunga dari utang yang dilakukan ibunya," terangnya.

Berawal dari itulah kemudian VR nekat mengajak MR melakukan hubungan seks threesome, dua laki-laki, dan satu perempuan.

MR setuju dan menuruti kemauan dari istrinya. VR menjual dirinya ke pria hidung belang melalui akun media sosial facebook dengan tarif Rp 500 ribu.

"Perbuatan yang dilakukan tersangka VR itu sudah yang keempat kalinya. Untuk yang terakhir kemarin itu merupakan kelima," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi dari unit Satreskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Senin (22/1) malam melakukan penggerebekan di Hotel Sparkling Jalan Kayoon, Surabaya.

Saat penggerebekan dilakukan, VR sembunyi di dalam kamar mandi. Sementara suaminya bersama pria hidung belang di tempat tidur. Mereka kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan penyidik.

Dari pemeriksaan itu terungkap, bisnis prostitusi online dengan layanan threesome itu adalah VR. Caranya, dia mengirim pesan iklan bertuliskan 'cari partner threesome bermodal', satu bulan lalu. Pemasangan iklan di dalam grup Fantasi Real of Pasutri tersebut terlacak polisi.

Setelah dipasang, ada salah seorang pria hidung belang, melakukan transaksi mengirim pesan di Facebook tersangka. Dari transaksi itulah, tersangka bersama suaminya sepakat bertemu dengan pria hidung belang di sebuah hotel, yang sudah ditentukan.

Tarifnya Rp 500 ribu untuk sekali kencan atau bermain seks dengan layanan threesome. Mereka menuju lokasi hotel Sparkling Jalan Kayoon, Surabaya. Kemudian, tersangka booking kamar hotel, dan saat itu juga digerebek polisi.

Rekomendasi