Pelaku pembunuhan sopir taksi online di Semarang diduga dua orang

Mobil Grand Livina H 8849 D milik Deni Setiawan, sopir taksi online yang dibunuh, ditemukan Senin (22/1). Mobil ditemukan di Jalan HOS Cokroaminoto Semarang.

Dian Ade Permana
Oleh Dian Ade Permana - Reporter
Pelaku pembunuhan sopir taksi online di Semarang diduga dua orang
Lokasi pembunuhan sopir taksi online. ©2018 Merdeka.com/Dian Ade

Mobil Grand Livina H 8849 D milik Deni Setiawan, sopir taksi online yang dibunuh, ditemukan Senin (22/1). Mobil tersebut ditemukan di Jalan HOS Cokroaminoto Semarang. Mobil terparkir di depan rumah Indriati Tri Rahayu.

Dia mengaku semula tak mengetahui jika mobil yang terparkir sejak Minggu (22/1) tersebut milik korban kejahatan. Hal ini karena di sekitar rumahnya sering dipakai ngetem sopir taksi online. Namun saat membaca berita, dia baru sadar kalau mobil tersebut milik Deni Setiawan. Penemuan ini dilaporkan ke Ketua RT dan dilanjutkan ke Polsek Semarang Selatan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan dari hasil identifikasi di mobil tersebut masih berceceran darah korban "Kita masih menyelidiki jejak pelaku yang ada di mobil, termasuk juga kemungkinan barang yang hilang. Nanti kita konfirmasi ke istri korban, karena yang tahu pasti barang-barang adalah istri korban," katanya, Senin (22/1).

Abi menyatakan kemungkinan besar pelaku berjumlah dua orang. "Satu duduk di samping pengemudi dan satunya di belakang pengemudi," imbuhnya. Mereka menjalankan tugas masing-masing, yakni penumpang di belakang mengeksekusi korban dan yang di sebelah pengemudi, mengendalikan laju kendaraan.

Soal adanya temuan parfum di mobil tersebut, Abi menduga pelaku mengetahui teknik kepolisian dalam mengungkap kasus. "Tapi apakah itu kebetulan atau kesengajaan, kita belum mengetahui pasti. Sabar, sebentar lagi atas petunjuk Gusti Allah, kasus ini akan terungkap," tegas Abi. Mengenai motif pembunuhan tersebut, Abi menegaskan belum mengetahui karena pelaku belum tertangkap.

Deni Setiawan ditemukan tewas pada Sabtu (20/1) di Perumahan Bukit Cendana, Sambiroto, Tembalang, Semarang. Warga Margorejo Timur RT 9 RW 5 Kelurahan Kemijen, Semarang Timur tersebut diketahui bekerja sebagai driver taksi online.

Rekomendasi