Polisi belum tetapkan pembuang bayi di pesawat Etihad sebagai tersangka

Pihak kepolisian hingga kini belum memeriksa Hani binti Kahid Uta (37). Hani diduga sebagai pelaku pembuangan jasad bayi dalam tempat sampah toilet pesawat Etihad Airways EY-474 tujuan Abu Dhabi-Soekarno Hatta.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Polisi belum tetapkan pembuang bayi di pesawat Etihad sebagai tersangka
Ilustrasi Bayi Meninggal. ©2014 Merdeka.com

Pihak kepolisian hingga kini belum memeriksa Hani binti Kahid Uta (37). Hani diduga sebagai pelaku pembuangan jasad bayi dalam tempat sampah toilet pesawat Etihad Airways EY-474 tujuan Abu Dhabi-Soekarno Hatta.

"Kami belum bisa melakukan pemeriksaan. Sejauh mana kronologisnya? Masih kami tunggu boleh tidaknya kami periksa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/1).

Dia menambahkan, Hani yang merupakan warga asal Indonesia kelahiran Cianjur, Jawa Barat itu kini belum pulih dan masih dalam perawatan medis.

"Kondisi ibu ini masih lemah dan perawatan dari klinik di bandara sana," ujarnya.

Sementara itu, polisi juga belum menetapkan tersangka terhadap diduga pelaku tersebut.

"Kita kan belum menetapkan tersangkanya. Kami akan cari beberapa saksi dan informasi. Nanti akan kami gelarkan, penyidik akan menentukan apakah ada dugaan pidana atau tidak," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menuturkan secara detail pengungkapan penemuan jasad bayi dalam tempat sampah pesawat itu.

"Ditemukan oleh seorang petugas cleaning service bernama Andri, sekitar pukul 17.45 WIB saat pesawat tiba dan terparkir di area terminal 2 BSH," kata dia, Sabtu (6/1).

Diungkapkannya, dari manifes penumpang pesawat Etihad Airways EY-474 tujuan Abu Dhabi-Soekarno Hatta ini, polisi mengidentifikasi dengan jelas pelaku pembuang jasad bayi tersebut.

"Hasil analisa identifikasi dan pemeriksaan kami terhadap beberapa saksi diperoleh keterangan bahwa, penumpang pesawat atas nama Hani binti Kahid Uta (37), diduga sebagai pelaku yang membuang jasad bayi malang tersebut," terang dia.

Rekomendasi