Polisi diminta usut penghinaan terhadap Said Aqil terkait ustaz Abdul Somad

"Penghinaan terhadap KH Said Aqil Siroj yang diviralkan secara sengaja di media sosial adalah sebuah kejahatan," tegas Imdadun.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Polisi diminta usut penghinaan terhadap Said Aqil terkait ustaz Abdul Somad
Ketua PBNU Said Aqil Siradj. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dituding berada di balik batalnya ustaz Abdul Somad berceramah di Hong Kong. Tudingan tersebut menjadi viral di media sosial.

Direktur Eksekutif Said Aqil Siroj Institute, Imdadun Rahmat minta pihak kepolisian untuk menindak pelaku penghinaan terhadap Said Aqil.

"Aparat penegak hukum diharapkan segera bertindak untuk menemukan pelaku penghinaan dan melakukan pembinaan terhadap pelaku tersebut sebagaimana Surat Edaran Kapolri tentang hate speech," ujar Imdadun dalam keterangan tertulis, Jumat (29/12).

Imdadun mengatakan tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan fitnah belaka. Serta, lanjut dia, bisa memecah belah umat Islam.

"Penghinaan terhadap KH Said Aqil Siroj yang diviralkan secara sengaja di media sosial adalah sebuah kejahatan," tegas dia.

Seperti diketahui, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas berharap, peristiwa batalnya Abdul Somad berceramah di Hong Kong tidak 'digoreng' dengan melempar fitnah ke sana kemari, termasuk fitnah seakan KH Said Aqil Siroj ikut andil dalam peristiwa itu sebagaimana fitnah yang beredar di medsos.

"Semua tahu KH Said Aqil Siroj adalah tokoh yang selalu mengajarkan bahwa amar maruf harus dilakukan dengan cara yang maruf. Begitu juga nahi munkar harus dilakukan dengan cara yang maruf pula. Suatu metode dakwah yang dijunjung tinggi di kalangan Nahdlatul Ulama," katanya.

Rekomendasi