Belasan pemuda diamankan jajaran Polres Depok atas kasus penjarahan di Toko Fernando, Sukmajaya, Depok, beberapa hari lalu. Kapolres Depok AKBP Didik Sugiarto menilai, anak muda yang masuk dalam Genk Jembatan Mampang (Jepang) itu terpengaruh atas senior-seniornya, sehingga dengan nekad melakukan pelanggaran hukum.
"Kalau dari faktanya bahwa kelompok senior ini yang dewasa. Anak-anak yang baru ini sebagian. Nah ini mungkin ketika mereka masuk ke dalam suatu kelompok, psikologi budaya kultur ini mempengaruhi mereka. Ketika anak labil dan budaya di suatu kelompok itu seperti apa, karena daya tangkap mereka kurang, akhirnya ngikut, atau karena pengaruh lingkungannya kuat. Ketika pengaruhnya negatif, nah individu ini juga akan terbangun negatif," jelas Didik di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/12).
Meskipun demikian, mantan Wadir Krimum Polda Metro Jaya ini masih enggan berandai-andai. Pihaknya masih menelusuri hal itu.
"Ini masih dalam rangka pendalaman kita. Intinya ini menjadi entry point bagi Polres Depok untuk mengetahui latar belakang anak-anak masuk situ, kenapa kelompok ini melakukan perilaku menyimpang," ujarnya.
Hal itu, kata Didik, akan terungkap apabila semua pelaku tertangkap dan akan dimintai keterangannya.
"Kita juga lihat latar belakangnya,. Apakah ini juga dilakukan oleh komunitas lain? Ini juga menjadi sesuatu yang harus kita lakukan," pungkasnya.