Warga sempat panik lihat api besar di Depok Town Square, ternyata hanya simulasi

Marcomm and Event Manager Detos, Ferry Nurdin Firdaus, menuturkan simulasi dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik serta kesigapan para petugas saat terjadinya kebakaran. Simulasi ini rutin dilakukan pihaknya setiap tahun.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Warga sempat panik lihat api besar di Depok Town Square, ternyata hanya simulasi
simulasi kebakaran di Detos. ©2017 Merdeka.com

Pagi tadi, warga sekitaran pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos) dikejutkan dengan kobaran api. Mereka berhamburan keluar gedung.

Penghuni dan warga sekitar yang sedang beraktivitas berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api. Petugas juga melakukan pemadaman sambil mengevakuasi seluruh warga.

Kobaran api yang terlihat di Detos itu ternyata hanya sebagai simulasi penyelamatan kebakaran. Namun simulasi itu juga sempat menghebohkan pengendara di Jalan Margonda karena mereka mengira itu adalah benar kebakaran.

"Saya kira benar kebakaran. Nggak tahunya simulasi. Tadi di sosmed juga ramai katanya Detos kebakaran," kata Fahri salah satu warga yang melintas, Kamis (21/12).

Dikonfirmasi terpisah, Marcomm and Event Manager Detos, Ferry Nurdin Firdaus, menuturkan simulasi dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik serta kesigapan para petugas saat terjadinya kebakaran. Simulasi ini rutin dilakukan pihaknya setiap tahun.

"Kami rutin menggelar ini. Kerjasama dengan Pihak Damkar Kota Depok serta Kepolisian setempat," katanya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat kebakaran di dalam pusat perbelanjaan. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak seperti tenant, petugas keamanan dari Detos sendiri, petugas pemadam kebakaran hingga petugas kepolisian.

Diharapkan, dengan adanya latihan atau simulasi seperti ini dapat melatih pihak internal mal.

"Supaya mereka tidak panik, dan dapat menjalankan prosedur penanganan kebakaran dengan semestinya serta meminimalisir adanya korban jika hal tersebut terjadi," kata dia.

Rekomendasi