Dikabarkan maju Pilkada 2018, tiga Pati Polri sudah izin ke Kapolri

Polri mengimbau kepada anggotanya yang maju dalam Pilkada 2018, untuk segera mengundurkan diri dari Korps Bhayangkara usai melakukan pendaftaran. Hal itu ditekankan, agar kenetralan Polri dalam pemilihan umum tetap terjaga.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Dikabarkan maju Pilkada 2018, tiga Pati Polri sudah izin ke Kapolri
Gedung Mabes Polri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Tiga Perwira Tinggi Polri disebut-sebut bakal meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018 mendatang. Hal itu dibenarkan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.

Ada nama Kepala Korps Brigade Mobil (Kakor Brimob) Polri Irjen Pol Murad Ismail yang berniat maju dalam Pilkada di Maluku. Kemudian Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Safaruddin dan Waka Lemdikpol Polri, Irjen Pol Anton Charliyan.

Di antara tiga nama itu, hanya Murad yang sudah dipastikan akan maju. Sedangkan Safaruddin dan Anton masih belum ada kepastian.

"Kaltim katanya mau nyalon, tapi belum, belum, Safaruddin. Tapi belum fix lah. Masih ada alternatif untuk berubah," ujar Setyo di Mabes Polri, Jumat (15/12).

"Jawa Barat Pak Anton Charliyan. Itu masih belum ada restu dari partai. Kalau sudah ada restu baru," ucapnya.

Meski demikian, lanjut Setyo, ketiganya sudah meminta izin pada Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai Pimpinan tertinggi di Korps Bhayangkara.

"Yang jelas bahwa mereka sudah minta izin kepada Kapolri untuk mencalonkan diri. Pak Murad, Pak Safaruddin, Pak Anton Charliyan," jelas dia.

Polri mengimbau kepada anggotanya yang maju dalam Pilkada 2018, untuk segera mengundurkan diri dari Korps Bhayangkara usai melakukan pendaftaran. Hal itu ditekankan, agar kenetralan Polri dalam pemilihan umum tetap terjaga.

"Begitu mendaftar, ditetapkan sebagai calon. baru mengundurkan diri," jelas dia.

Rekomendasi