Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Polda Sumsel meringkus 12 terduga teroris di empat daerah berbeda. Untuk kepentingan pemeriksaan dan pengembangan, para pelaku akan dikirim ke Jakarta.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengungkapkan saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel di Palembang. Namun, tidak menutup kemungkinan akan dibawa ke Mabes Polri dengan pertimbangan pendalaman kasus.
"Untuk sekarang masih diperiksa, bisa saja dibawa ke Jakarta, beberapa pelaku atau seluruhnya. Itu untuk pemeriksaan lanjutan," ungkap Zulkarnain, Senin (11/12).
Hingga saat ini, kata dia, belum diketahui peran masing-masing dalam aksi teror. Hanya saja, mereka diduga kuat terlibat, baik berperan sebagai pemasok senjata maupun eksekutor.
"Ada yang memasok senjata api ke kelompok terorisme, ada juga yang bersembunyi dari kejaran polisi karena aksi teror. Mereka sudah dalam jadi buronan," ujarnya.
Zulkarnain menambahkan, penangkapan para terduga teroris ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Ancaman teror bisa diminimalisir jika para pelakunya sudah diamankan.
"Kita minta masyarakat proaktif, jika ada yang mencurigakan segera lapor. Kita tidak ingin kecolongan dengan aksi-aksi merusak kenyamanan bersama," kata Zulkarnain.