Erupsi Gunung Agung, 2 maskapai batalkan penerbangan Semarang-Denpasar

Dua penerbangan rute Semarang-Denpasar terpaksa ditunda karena dampak letusan Gunung Agung. Maskapai yang membatalkan penerbangan tersebut dari Wings Air dan Garuda.

Dian Ade Permana
Oleh Dian Ade Permana - Reporter
Erupsi Gunung Agung, 2 maskapai batalkan penerbangan Semarang-Denpasar
Bandara Ahmad Yani. ©2015 Merdeka.com

Dua penerbangan rute Semarang-Denpasar terpaksa ditunda karena dampak letusan Gunung Agung. Maskapai yang membatalkan penerbangan tersebut dari Wings Air dan Garuda.

Shared Service Departement Head PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani M Dimyati mengatakan, Wings Air telah mengonfirmasi untuk membatalkan rutenya pada Senin 27 November. Wings Air Seharusnya terbang dari Semarang pukul 07.00 WIB dari Bandara Ahmad Yani dan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pukul 09.30 WITA.

Wings Air memiliki satu rute Semarang-Denpasar sehari dengan menggunakan pesawat ATR 72. Kapasitas penumpangnya 80 orang.

"Tetapi begitu ada dampak dari abu vulkanik Gunung Agung, Wings Air kemudian meng-cancel rute Semarang-Denpasar terhitung mulai hari ini sampai besok," jelasnya, Senin (27/11).

Garuda Indonesia juga membatalkan penerbangan ke Denpasar dengan alasan serupa. "Jadi ada dua maskapai yang cancel penerbangannya dari Semarang. Untuk refund tiketnya kami serahkan kepada para calon penumpang. Silakan mengurus ke masing-masing maskapai yang ada di bandara," jelasnya.

Meski begitu, adanya penundaan jadwal dua maskapai itu belum mempengaruhi arus penumpang di Bandara Ahmad Yani. "Kita tidak terdampak secara langsung terhadap letusan Gunung Agung. Makanya, situasi di Bandara Ahmad Yani masih normal. Tidak ada penumpukan penumpang yang signifikan," ungkapnya.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Branch Office Semarang Dewa Rai menyatakan satu pesawatnya terpaksa batal terbang ke Denpasar untuk jadwal pukul 07:00 WIB, setelah AirNav memberitahukan ihwal penutupan Bandara Ngurah Rai.

"Ada 112 calon penumpang pesawat Garuda yang telah kami informasikan soal pembatalan ini. Pembatalan akan dilakukan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari AirNav," terangnya.

Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono menyampaikan dalam keterangan resminya bahwa, abu vulkanik Gunung Agung telah menutup ruang udara di atas Denpasar. Sehingga dengan alasan keselamatan, operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar ditutup sementara.

Dijelaskan pula, penerbangan internasional dan domestik ikut terdampak atas penutupan ini. Data yang masuk sementara ini terdapat tujuh penerbangan yang sudah dialihkan.

Ketujuh penerbangan yang menuju Bali tersebut antara lain, Garuda Indonesia GA 5150 Zhengzou-Denpasar dialihkan ke Surabaya, GA 897 Guangzhou-Denpasar dialihkan ke Surabaya, GA 859 Shanghai-Denpasar dialihkan ke Jakarta, China Easter MU 5029 Shanghai-Denpasar dialihkan ke Jakarta, MU 781 Beijing-Denpasar dialihkan ke Singapura, Citilink CTV 856 Jakarta-Denpasar dialihkan ke Surabaya, serta Lion Air JT927 Makassar-Denpasar dialihkan ke Surabaya.

Rekomendasi