Alat ini akan bantu polisi selidiki kecepatan Fortuner ditumpangi Setnov

"Memang karena basah tapi, enggak ada bekas remnya, tapi dengan alat bisa dilihat bekasnya, bisa dilihat, jadi ketahuan. Jadi benar karena masing-masing kendaraan itu ada kriterianya itu pasti ada, kalau kering, jadi bisa diketahui kecepatannya."

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Alat ini akan bantu polisi selidiki kecepatan Fortuner ditumpangi Setnov
mobil setnov kecelakaan. ©2017 istimewa

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih menyelidiki kecelakaan tunggal mobil Fortuner yang ditumpangi oleh Ketua DPR RI Setya Novanto pada Kamis (16/11) malam kemarin. Kecelakaan terjadi saat Novanto bersama dua orang penumpang lainnya melintas di Jl Permata Berlian, Kebayoran Baru.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra, mengatakan, hingga kini pihaknya belum mengetahui kecepatan saat kecelakaan tersebut. Nantinya akan dibantu sebuah alat.

"Memang karena basah tapi, enggak ada bekas remnya, tapi dengan alat bisa dilihat bekasnya, bisa dilihat, jadi ketahuan. Jadi benar karena masing-masing kendaraan itu ada kriterianya itu pasti ada, kalau kering, jadi bisa diketahui kecepatannya," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (18/11).

Dirinya juga belum dapat memastikan kalau saat itu kendaraan melaju dengan kecepatannya mencapai 70 Km/Jam.

"Belum tahu, masih perlu keterangan dari pada saksi-saksi kan, lalu masih ada perlu ada pembuktian dari hasil olah TKP dari koorlantas biasanya pake alat," ujarnya.

Sementara itu, polisi juga tidak menemukan ceceran darah seperti apa yang dikatakan kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi.

"Tadi malam diperiksa tadi pagi diperiksa nggak ada," kata Halim.

Rekomendasi