Satpol PP gandeng polisi selidiki pemasang spanduk kecaman terhadap AS

Salah satu spanduk terpasang di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Spanduk tersebut bertuliskan 'Pulangkan warga Amerika dari Indonesia'. Spanduk mulai bertebaran setelah insiden Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak masuk AS.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Satpol PP gandeng polisi selidiki pemasang spanduk kecaman terhadap AS
Satpol PP copot spanduk usir warga Amerika. ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Sejumlah spanduk kecaman terhadap pemerintahan Amerika Serikat bertebaran di Jakarta. Spanduk itu terpasang pascainsiden Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak masuk AS.Satu per satu spanduk mulai dibersihkan. Kasatpol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan, akan berkoordinasi dengan kepolisian menelusuri siapa yang memasang spanduk itu."Spanduknya diturunkan, kalau yang masangnya sedang kita diselidiki tentunya, pihak keamanan polisi yang punya, kita juga sama (selidiki) siapa yang masang. Nanti saya mau koordinasi sama polres," kata Ujang saat dihubungi, Senin (20/10).Salah satu spanduk terpasang di wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Spanduk tersebut bertuliskan 'Pulangkan warga Amerika dari Indonesia'. Setelah petugas mengetahui, segera diturunkan."Sudah ada penurunan sama anggota dua duanya, di Kemang dan Dukuh Atas. Sekarang semua wilayah untuk mengecek wilayahnya masing-masing," jelas dia.Doni (36) salah seorang petugas keamanan Bank DKI cabang Kemang menuturkan, spanduk itu dipasang pada pagi hari."Ini di Jalan Kemang Selatan VIII, perkiraan mungkin tadi pagi jam 02.00 WIB kalau enggak jam 03.00 WIB," kata Doni kepada merdeka.com, Senin (23/10).Doni tidak tahu persis asal muasal spanduk tersebut. Spanduk itu jaraknya tak jauh dari tempat dia bekerja, hanya 100 meter."Kemaren malam belum ada, baru hari ini saja ada. Kemarin Minggu (22/10) jam 20.00 WIB sama jam 21.00 WIB, itu saja belum ada. Saya juga belum tahu siapa yang pasang," ujarnya.

Rekomendasi