Pembunuh pasutri di Benhil beli sarung tangan untuk hilangkan sidik jari

"Jadi habis kumpul di kontrakan Zul, lakukan strategi lalu mampir ke tukang rongsokan, buat beli besi. Besi ini untuk mukul para korban," ujarnya.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Pembunuh pasutri di Benhil beli sarung tangan untuk hilangkan sidik jari
Rekonstruksi pembunuhan pasutri di Purbalingga. ©2017 Merdeka.com/Ronald Chaniago

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kanit III Kompol Wagino menyebutkan, para tersangka berinisial yakni JUL, EK, dan ST sempat membeli sarung tangan sebelum melakukan aksi pembunuhan terhadap pasangan suami istri Zakaria Husni (57) dan Zakiya Masrur (52). Hal ini diduga untuk menghilangkan sidik jari."Para pelaku ini sempat berhenti di kawasan Tangerang, untuk beli sarung tangan. Ya mungkin untuk hilang sidik jari," ujarnya di lokasi saat lakukan rekonstruksi di rumah korban, Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/10).Sebelum beli sarung tangan, salah satu tersangka yakni Zul mampir ke tukang rongsokan."Jadi habis kumpul di kontrakan Zul, lakukan strategi lalu mampir ke tukang rongsokan, buat beli besi. Besi ini untuk mukul para korban," ujarnya.Para tersangka membuang kedua jasadnya di Sungai Klawing Desa Plumbungan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, dengan dibungkus bed cover."Usai bunuh dan ambil semua hasil kejahatannya. Para pelaku ini mampir ke sebuah pom bensin, isi bensin mobil korban ini. Lalu terakhir ke Purbalingga," pungkasnya.

Rekomendasi