Situs nikahsirri.com tak bisa diakses, polisi masih cari bukti prostitusi

Penyidik Polda Metro Jaya hingga kini masih kesulitan menemukan bukti dugaan prostitusi di bawah umur dalam situs nikahsirri.com. Penyebabnya situs tersebut mengalami gangguan sehingga penyidik tidak bisa menelusurinya.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Situs nikahsirri.com tak bisa diakses, polisi masih cari bukti prostitusi
Polda Metro rilis kasus website nikahsirri. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Penyidik Polda Metro Jaya hingga kini masih kesulitan menemukan bukti dugaan prostitusi di bawah umur dalam situs nikahsirri.com. Penyebabnya situs tersebut mengalami gangguan sehingga penyidik tidak bisa menelusurinya."Kami belum buka ya karena masih ada kerusakan jaringan kalau tidak salah. Artinya jaringan dari akun itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (28/9).Namun penyidik Ditreskrimsus memiliki cara sendiri untuk menguak dugaan prostitusi anak terselubung. Tersangka Aris Wahyudi akan dikonfrontir langsung. "Kita koreksi ke tersangka ya kan, dia mempunyai domain itu. Dia mengetahui domain itu biar kita buka mengetahui dari mana kategori-kategori atau statistik di dalam itu," jelas Argo.Hasil penelusuran terbaru, jumlah mitra yang terdaftar bertambah menjadi 5.670 orang dari sebelumnya 2.700. Dari jumlah tersebut, belum ada satupun yang terindikasi telah melakukan nikah siri."Data kita kan belum ada. Nanti kalau kita dapatkan," ucap Argo.Argo mengungkapkan, tersangka Aris sangat kooperatif ketika pemeriksaan. Sampai detik ini tidak ada tanda-tanda gangguan jiwa seperti yang disampaikan istrinya."Jadi kalau misalnya sakit jiwa kan kelihatan, kalau dilihat kan berbeda. Menjawab lancar lugas sampai cerita yang dia lakukan, jawab," kata Argo.

Rekomendasi