Di depan Ganjar, PNS Pemkot Tegal sumpah tak korupsi & tolak gratifikasi

Ganjar ambil sumpah PNS Pemkot Tegal agar tak korupsi & tolak gratifikasi. Pertama, tidak melakukan tindak pidana korupsi. Kedua, menolak berbagai bentuk gratifikasi. Ketiga, tidak memberikan atau menerima setoran dari siapapun. Keempat, melakukan penataan birokrasi tanpa praktik jual beli jabatan.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Di depan Ganjar, PNS Pemkot Tegal sumpah tak korupsi & tolak gratifikasi
Agus dan Ganjar bersaksi di sidang e-KTP. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin langsung sumpah antikorupsi pejabat dan aparatur sipil negara di aula Balai Kota Tegal, Kamis (31/8). Acara itu sekaligus pengukuhan Nursoleh sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tegal menggantikan Siti Masitha yang ditangkap KPK atas kasus suap.

Ratusan PNS Pemkot Tegal, termasuk Pelaksana Tugas Wali Kota Tegal Nursholeh, dengan lantang menirukan ucapan sumpah dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ada lima poin dalam sumpah antikorupsi. Pertama, tidak melakukan tindak pidana korupsi. Kedua, menolak berbagai bentuk gratifikasi. Ketiga, tidak memberikan atau menerima setoran dari siapapun. Keempat, melakukan penataan birokrasi tanpa praktik jual beli jabatan. Terakhir, melayani masyarakat dengan responsif serta terbuka.

Ganjar meminta para PNS dan pejabat Pemkot Tegal melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. "Bapak ibu sudah disumpah dan dicatat Allah, mulai detik ini harus dilaksanakan semua yang diucapkan tadi," kata Ganjar seperti dilansir Antara.

Ganjar menegaskan, memikul amanah rakyat sebagai pemimpin yang jujur merupakan sesuatu yang berat. "Jujur itu tidak gampang, istikomah itu sulit, godaannya banyak, apalagi mengemban amanah rakyat, berat," ucao Ganjar.

Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta para PNS di lingkungan Pemkot Tegal saling memaafkan dan segera melakukan penataan birokrasi. Tak kalah penting, jajaran birokrasi Pemkot Tegal harus melayani masyarakat dan dipercaya.

"Ini momentum yang baik untuk memperbaiki pemerintahan dan menjadi pelajaran agar musibah ini tidak terulang kembali," katanya.

Rekomendasi