Polda Jabar klaim angka pengendara tewas di jalan saat lebaran turun

Polda Jabar klaim angka pengendara tewas di jalan saat lebaran turun. Sementara itu, kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan dibanding tahun lalu sebanyak 185 kejadian. "Turun 3 kejadian atau 2 persen dibanding tahun lalu," tuturnya.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polda Jabar klaim angka pengendara tewas di jalan saat lebaran turun
Ilustrasi Kecelakaan Motor Mobil. ©2016 Merdeka.com

Polda Jawa Barat klaim jumlah korban meninggal saat hari raya Idul Fitri tahun ini mengalami penurunan signifikan. Tercatat di hari lebaran tahun ini jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 26 pengendara. Jumlah tersebut turun 84 persen dibanding Lebaran tahun lalu yang memakan korban tewas hingga 31 orang. Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus."Anev ops Ramadniya hari ke-7 minggu 25 Juni, korban meninggal dunia 26 orang," ujar Yusri dalam pesan singkatnya, Senin (26/6).Sementara itu, kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan dibanding tahun lalu sebanyak 185 kejadian. "Turun 3 kejadian atau 2 persen dibanding tahun lalu," tuturnya.Jumlah korban luka berat, lanjut Yusri, juga turun sekitar 5 persen dibandingkan lebaran tahun lalu. "Luka berat tahun lalu 58 orang. Lebaran kali ini 55 orang. Untuk korban luka ringan naik 5 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 261 orang, kali ini 248 orang," jelasnya.Lebih jauh, Yusri menjelaskan kendala dalam Operasi Ramadniya di hari lebaran tahun ini adanya kemacetan di jalur selatan karena peningkatan volume kendaraan. "Kemudian adanya kepadatan imbas volume lalin di lokasi jalur Selatan Limbangan-Tasikmalaya."Faktor cuaca, lanjutnya, juga menjadi kendala karena berpengaruh terhadap penggunaan kendaraan roda dua di dalam kota. "Itulah yang mempengaruhi turunnya angka kecelakaan lalu lintas."

Rekomendasi