Beredarnya buku 'Materi Layanan Klasikal Bimbingan Konseling' yang diterbitkan oleh Paramitra Publishing menimbulkan kontroversi. Di buku yang diedarkan terbatas untuk kalangan guru Bimbingan Konseling (BK) ini bermasalah di halaman 77 karena memuat kata Subhanallah diganti menjadi Subhana Tuhan dan kata La ilahaillah diganti menjadi La ilaha illa Tuhan.Menanggapi peredaran buku tersebut, pimpinan Penerbit Paramitra Publishing, Hani Rochmanuddin menyampaikan bahwa buku yang beredar untuk guru BK se-Indonesia ini sudah ditarik dari peredaran. Pihak penerbit, lanjut Rochmanuddin meminta kepada para guru yang memiliki buku tersebut untuk mengembalikan kepada penerbit."Buku yang salah itu akan kami tarik dari peredaran. Kami akan segera melakukan revisi atau perbaikan terhadap kesalahan di buku tersebut," ujar Rochmanuddin saat dihubungi di Yogyakarta, Jumat (26/5).Rochmanuddin menjelaskan bahwa buku yang telah dibeli oleh guru BK tersebut akan diganti seharga nominal yang dikeluarkan untuk membelinya. Selain itu, kata Rochmanuddin, ongkos kirim untuk mengembalikan buku ke penerbitan pun akan sepenuhnya ditanggung oleh Paramitra Publishing."Kami akan mengganti semuanya. Kesalahan di buku itu bukan karena kesengajaan. Tetapi masalahnya ada saat ngereplace di Microsoft Wordnya. Karena buku ini universal sifatnya, maka kata Allah kemudian diganti menjadi Tuhan. Nah, ternyata pas di kata Subhanallah ikut terganti menjadi Subhanatuhan," terang Rochmanuddin.Rochmanuddin menambahkan bahwa buku yang dikhususkan untuk para guru BK itu tidak dijual di toko buku. Buku tersebut hanya diedarkan di kalangan tertentu saja."Hanya kami cetak 800 buah. Semuanya untuk guru-guru. Tidak ada yang diedarkan untuk murid atau peserta didik," pungkas Rochmanuddin.
Penerbit tarik buku Subhanallah Jadi Subhana Tuhan dari para guru
Beredarnya buku 'Materi Layanan Klasikal Bimbingan Konseling' yang diterbitkan oleh Paramitra Publishing menimbulkan kontroversi. Di buku yang diedarkan terbatas untuk kalangan guru BK ini bermasalah di halaman 77 karena memuat kata Subhanallah diganti menjadi Subhana Tuhan.
Rekomendasi