LPSK akan bantu pemulihan korban bom bunuh diri di Kampung Melayu

LPSK akan bantu pemulihan korban bom bunuh diri di Kampung Melayu. Diketahui, korban luka dalam ledakan bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, 11 orang. Para korban saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Premier Jatinegara dan Rumah Sakit Polri Kramatjati.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
LPSK akan bantu pemulihan korban bom bunuh diri di Kampung Melayu
Ledakan di Kampung Melayu. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap membantu pemulihan korban ledakan bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Tim LPSK akan berkoordinasi kepada pihak kepolisian terkait bantuan terhadap para korban."Yang pertama kami mau memastikan bahwa kondisi korban bagaimana, karena memang mandat kami dari LPSK ini yang memberikan bantuan kepada para korban utamanya juga korban terorisme ini. Kami tadi sudah koordinasi dengan pak Yayo dokter di sini, tetapi korban belum bisa ditemui juga keluarga korban, karena yang di sini kan korban dari aparat, ada tim kami juga yang ke RS Premier, barangkali di sana juga bisa bertemu," kata wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo saat menjenguk RS Polri, Kramatjati, Kamis (25/5). Menurut Hasto, LPSK mengapresiasi pihak-pihak yang sudah proaktif membantu korban termasuk perihal pembiayaan awal perawatan korban di rumah sakit. Hasto mengatakan, belajar dari korban-korban terorisme pemulihan terhadap korban biasanya memakan waktu lama."Kami akan hadir mewakili negara bahwa LPSK akan memberikan bantuan untuk pemulihan kesehatan korban ini, tetapi yang di sini adalah aparat kepolisian dari institusi kepolisian sudah menyatakan bahwa itu akan menjadi tanggungan dari kepolisian. Jadi nanti mungkin kami lebih akan konsentrasi pada korban berasal dari non kepolisian," ujar Hasto.Diketahui, korban luka dalam ledakan bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, 11 orang. Para korban saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Premier Jatinegara dan Rumah Sakit Polri Kramatjati.Tiga anggota kepolisian turut menjadi korban tewas dalam insiden tersebut. Sementara dua jasad yang belum diketahui identitasnya diduga merupakan pelaku.

Rekomendasi