Warga Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terharu saat menyambut kedatangan Mbah Fanani ke tenda pertapaan. Bahkan di antara mereka ada yang berselawat."Pada berselawat, terus banyak orang Dieng yang lihat. Saya mau nangis, terharu," kata warga sekitar tenda Mbah Fanani, Harizka Umami Masruroh (23) kepada merdeka.com, Senin (22/5).Bagi Harizka, Mbah Fanani sudah seperti keluarga sendiri. Dia sejak kecil sudah mengenal Mbah Fanani."Lihat Mbah Fanani sudah bertahun-tahun," tuturnya.Hingga berita ini diturunkan, warga Dieng semakin ramai berdatangan dan memadati sekitar tenda Mbah Fanani. Sejumlah petugas keamanan terlihat di lokasi.Sebelumnya diberitakan, Mbah Fanani kembali ke tenda pertapaan setelah sebulan lebih berada di Petilasan Dampu Awang, Indramayu. Dia diantar puluhan orang.Pria yang sudah belasan tahun lebih bertapa di Dieng, tiba di tenda sekira pukul 19.30 WIB.Dikabarkan, alasan Mbah Fanani balik ke tenda lantaran tak betah dan sering sakit selama tinggal di Indramayu.
Warga Dieng terharu dan berselawat sambut kedatangan Mbah Fanani
Mbah Fanani dikabarkan balik ke tenda pertapaan lantaran tak betah dan sering sakit selama berada di Petilasan Dampu Awang Indramayu.
Halaman Berikutnya
Tito Karnavian Sepakati Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana di Bener Meriah
Rekomendasi