Satu bulan tanpa titik terang, keluarga Novel ragu keseriusan Polisi

Satu bulan tanpa titik terang, keluarga Novel ragu keseriusan Polisi. Kakak kandung Novel, Taufik Baswedan mengaku kecewa dengan kinerja polisi dalam mengungkap kasus yang menimpa adiknya. Padahal, Presiden Jokowi sudah menginstruksikan kepolisan untuk mengusut kasus ini secara cepat agar pelaku tertangkap.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Satu bulan tanpa titik terang, keluarga Novel ragu keseriusan Polisi
Penyidik KPK Novel Baswedan dijenguk Ketua KPK dan Kapolda Metro. ©2017 Merdeka.com

Pihak Polda Metro Jaya dan Bareskrim Mabes Polri mengamankan AL yang diduga memiliki indikasi sebagai pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Namun selang melakukan pemeriksaan selama hampir 1 X 24 jam, AL dilepas.

Ini membuat pihak keluarga Novel Baswedan bereaksi. Kakak kandung Novel, Taufik Baswedan mengaku kecewa dengan kinerja polisi dalam mengungkap kasus yang menimpa adiknya. Dia mempertanyakan keseriusan polisi mengungkap kasus ini karena sudah hampir satu bulan berlalu belum ada titik terang.

"Ya kita lihat bahwa perkembangan perkara ini sangat lambat padahal sekarang sudan 1 bulan tapi pelakunya belum terungkap," kata Taufik kepada merdeka.com melalui pesan singkat, Kamis (11/5).

Padahal, imbuh Taufik, Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan pihak kepolisan untuk mengusut kasus ini secara cepat agar pelaku bisa segera tertangkap. Taufik membandingkan penanganan kasus penggerebekan teroris dengan pengungkapan teror yang menimpa Kasatgas penyidikan e-KTP itu. Menurutnya, pengungkapan teroris sangat cepat meski dengan informasi minim sedangkan hal sebaliknya dihadapi oleh Novel.

"Di perkara seperti teroris dengan bukti yang lebih minim polisi dapat mengungkap dengan cepat, padahal dalam kasus seperti ini kecepatan sangat penting apalagi dalam kasus teror terhadap novel ini ditemukan banyak alat bukti," ujarnya.

"Jadi kita melihat polisi tidak ada kemauan untuk mengungkap perkara ini," ucapnya.

Lamanya waktu yang dibutuhkan polisi untuk menyelesaikan kasus ini membuat sejumlah pegiat dan aktivis antikorupsi mendesak KPK turun tangan dan membantu pihak kepolisian. Desakan itu semakin kuat berhembus. Polisi hanya menanggapi santai dan meminta semua pihak memberi kepercayaan pada penegak hukum.

"Percayakan saja sama kepolisian," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/5).

Polisi mengaku belum menerima kabar bahwa KPK akan turun tangan membantu penyidikan kasus Novel. Sejauh ini polisi masih dalam tahap memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti. "Belum dapat itu (bantuan)," singkatnya.

Rekomendasi