Sidang vonis kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama akan digelar besok. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan hakim mengambil keputusan vonis kasus Ahok dengan independen tanpa lobi dari pihak tertentu. "Ambil lah keputusan yang independen dan enggak boleh main belakang, enggak lobi-lobi. Jangan ditekan tapi betul-betul karena murni ditemukan fakta hukum di persidangan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/5).Fahri berharap sidang vonis Ahok menjadi momentum untuk memperbaiki citra sistem peradilan pidana di Indonesia. Syaratnya, menghadirkan kepastian hukum atas kasus Ahok. "Semua momen ini dijadikan momen untuk perbaiki citra dari sistem peradilan pidana kita dan peradilan kita yang melahirkan kepastian hukum itu harus kita gunakan untuk perbaiki keadaan kita dan kepercayaan masyarakat terhadap hukum," tegasnya. Masyarakat diklaim terlalu pesimis dengan proses peradilan yang dilakukan penegak hukum. Oleh karenanya, penegak hukum diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat atas hukum di Indonesia. "Karena masyarakat sudah terlalu pesimis dengan hukum yang ada dan mudah-mudahan ada kesadaran dari aparat penegak hukum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum," pungkasnya.
Fahri Hamzah minta hakim kasus Ahok beri vonis sesuai fakta hukum
Sidang vonis kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama akan digelar besok. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan hakim mengambil keputusan vonis kasus Ahok dengan independen tanpa lobi dari pihak tertentu.
Advertisement
Rekomendasi