Kepolisian dibantu TNI dan warga berhasil menangkap kembali 171 dari 250 tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Negara Sialang Bungkuk di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (5/5) kemarin. Pencarian dilakukan polisi hingga ke daerah perbatasan.
"Hingga hari ini, sudah 171 orang tahanan yang kembali kita tangkap bersama aparat TNI dan warga. Selain di pemukiman, para tahanan kabur juga diamankan saat akan keluar daerah," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo kepada merdeka.com, Sabtu (6/5).
Guntur menjelaskan, beberapa tahanan yang mencoba keluar daerah meninggalkan Pekanbaru ditangkap Polres Pelalawan, Polres Siak, dan Polres Kampar. Polisi di wilayah-wilayah tersebut menggelar razia pasca kerusuhan di Rutan Sialang Bunguk.
"Polres Pelalawan menangkap 4 orang tahanan dari hasil gelar razia, Polres Kampar menangkap 6 tahanan dari razia dan ada juga yang diserahkan keluarganya, serta Polres Siak menangkap 1 orang tahanan," kata Guntur.
Saat ini situasi di Rumah Tahanan Sialang Bungkuk berangsur-angsur kondusif meski semalam sempat kembali terjadi keributan di dalam Rutan. Para tahanan membakar mobil bekas milik Rutan karena protes dengan kebijakan kepala Rutan yang senantiasa memperlakukan mereka tidak adil.
"Para tahanan juga protes adanya pungutan uang yang dibebankan kepada mereka. Saat ini, 2 SSK Brimob masih berjaga di halaman Rutan dan sekitaran lokasi untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Guntur.