Hujan lebat disertai petir pada Kamis (27/4) petang hingga malam menyebabkan satu rumah di desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, hancur tersambar petir. Saat itu ada lima orang yang tengah bercengkrama di dalam rumah tersebut. Empat diantaranya mengalami luka-luka dan satu lainnya trauma.
Anggota Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas, Sakirun menjelaskan sambaran petir terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ketika itu, kelima korban yakni Suranto, Yatimah, Sajidin, Dahlan dan Isna (13 th) tengah berada di ruang tamu. Akibat sambaran petir, kaca depan pecah berantakan.
Akibat tersambar petir, keadaan atap rusak dan jebol. Sedang lemari dalam rumah roboh menimpa korban. Sambaran petir juga menyebabkan kabel listrik putus.
"Pemilik rumah Suranto, istrinya Yatimah, Sajidin dan Dahlan yang merupakan tamu, terluka akibat pecahan kaca dan material bangunan. Sementara, anaknya Isna Rahmawati menderita trauma," jelasnya.
Keempat korban luka langsung dilarikan ke balai kesehatan desa. Namun, Isna menolak berobat lantaran masih trauma. Sedang kerugian materiil yang dialami keluarga Suranto, diperkirakan hingga Rp 20 juta.
Selain menyebabkan rumah rusak, hujan deras disertai angin kencang di Banyumas juga menyebabkan puluhan pohon tumbang.